<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707</id><updated>2011-07-17T08:14:22.422-07:00</updated><category term='ibadah'/><category term='parenting'/><category term='hati'/><category term='pangan'/><category term='keluarga'/><title type='text'>Corat coret Aja</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-634847221876820431</id><published>2009-03-17T20:45:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T21:06:54.010-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangan'/><title type='text'>Gula</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/ScBzVLynyDI/AAAAAAAAAd4/YyfGhDCiHjw/s1600-h/gula.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 171px; height: 170px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/ScBzVLynyDI/AAAAAAAAAd4/YyfGhDCiHjw/s320/gula.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5314374368076744754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gula .... salah satu bahan pangan yang paling populer.  Rsanya yang manis dan penggunaanya sangat beragam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kimia Gula&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara kimiawi gula sama dengan karbohidrat, tetapi umumnya pengertian gula mengacu pada karbohidrat yang memiliki rasa manis, berukuran kecil dan dapat larut. Kata gula pada umumnya digunakan sebagai padanan kata untuk sakarosa (sukrosa). Pada bagian ini pengertian gula mengacu pada karbohidrat yang memiliki rasa manis, berukuran kecil dan dapat larut (dalam air).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa manis yang biasa dijumpai pada tanaman terutama disebabkan oleh tiga jenis gula, yaitu sakarosa, fruktosa dan glukosa. Gula-gula ini berada secara sendiri-sendiri ataupun dalam bentuk campuran satu dengan yang lain. Madu merupakan larutan yang terdiri dari glukosa, fruktosa dan sakarosa dalam air, dengan komposisi sekitar 80% gula dan 20% air. Komposisi sesungguhnya sangat tergantung pada asal tanaman. Dalam pembuatan bir, pati (karbohidrat berukuran besar yang tidak manis) dari biji-bijian terpecah menjadi karbohidrat yang berukuran lebih kecil, salah satunya adalah gula malt (maltosa) yang memiliki sedikit rasa manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya gula utama yang dihasilkan oleh hewan adalah laktosa, yaitu gula yang terdapat dalam semua susu hewan. Seluruh gula yang dicerna oleh hewan akan diubah di dalam hati menjadi glukosa, oleh karena itu gula di dalam darah hewan (dengan kata lain di dalam daging) adalah glukosa. Karena laktosa memiliki tingkat kemanisan yang lebih rendah dibandingkan fruktosa dan sakarosa, susu tidak memiliki rasa manis, meskipun kadar gulanya cukup tinggi (4,5% pada susu sapi, 7% pada ASI).&lt;br /&gt;Selain lima jenis gula utama ini, terdapat ratusan jenis karbohidrat berukuran kecil lainnya yang terdapat pada tanaman dan susu, tetapi tidak satupun yang berasa sangat manis dan menarik secara komersial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kemanisan dibandingkan dengan sakarosa&lt;br /&gt;Sakarosa (glukosa + fruktosa) (manis)   100%&lt;br /&gt;Glukosa                       (manis)          74%&lt;br /&gt;Fruktosa                      (manis)       173%&lt;br /&gt;Maltosa(glukosa + glukosa)    (tidak manis)    33%&lt;br /&gt;Laktosa(galaktosa + glukosa)  (tidak manis)  16%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah-istilah yang berkaitan dengan gula dan berbagai produk terkait&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Brix (derajat): suatu pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah gula dalam sebuah larutan, berdasarkan pada pembiasan cahaya. Terutama digunakan dalam industri minuman ringan dan minuman buah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Dekstrosa : Istilah bahasa Inggris untuk glukosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Fruktosa (padanan kata levulosa, gula buah): gula yang agak manis (1,7 kali lebih manis dari gula biasa) umumnya didapat dari buah-buahan dan madu.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Galaktosa: suatu gula yang tidak umum dijumpai dalam makanan, kecuali sebagai bagian dari jenis gula yang lain, seperti laktosa (gula susu) dan raffinosa (gula dalam kacang-kacangan). Seringkali merupakan bagian dari komponen dinding sel tanaman.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Glukosa (padanan kata dekstrosa): gula yang terdapat pada berbagai tanaman, juga dalam darah. Sumber energi yang utama bagi tubuh. Kurang manis dibandingkan sakarosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula: umumnya digunakan sebagai padanan kata untuk sakarosa. Secara kimiawi gula identik dengan karbohidrat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula anggur : padanan kata dari glukosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Barbados : gula tebu yang berwarna coklat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Barley : bukan termasuk gula, melainkan permen Amerika yang keras dan memiliki citarasa jeruk lemon, terbuat dari cairan barley dengan penambahan gula.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula batu : tidak semanis gula granulasi biasa, gula batu diperoleh dari kristal bening berukuran besar berwarna putih atau kuning kecoklatan. Kristal bening dan putih dibuat dari larutan gula jenuh yang mengalami kristalisasi secara lambat. Gula batu putih memiliki rekahan-rekahan kecil yang memantulkan cahaya. Kristal berwarna kuning kecoklatan mengandung berbagai karamel. Gula ini kurang manis karena adanya air dalam kristal.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Bit : gula kristal putih (sakarosa) yang diperoleh dari tanaman bit.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula bubuk : Gula granulasi (gula pasir) bubuk, juga dikenal sebagai gula ‘confectionary'. Gula ini didapat dari penghancuran secara mekanis sehingga tidak ada cristal-kristal yang tertinggal. Terkadang gula ini dicampur dengan sedikit pati atau bahan anti kempal untuk mencegah penggumpalan.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Castor : Gula castor atau caster adalah nama dari gula pasir yang sangat halus, terdapat di Britania. Dinamai demikian karena ukuran butirannya sangat kecil sehingga dapat ditaburkan dari wadah berlubang-lubang kecil. Karena kehalusannya, gula ini lebih cepat larut dibandingkan gula putih pada umumnya, dan oleh karenanya gula ini secara khusus bermanfaat dalam pembuatan ‘meringues' dan cairan dingin. Gula ini tidaklah sehalus gula bubuk yang dihaluskan secara mekanis (dan biasanya dicampur dengan sedikit pati untuk menghindari penggumpalan).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Coklat : gula yang ditambah dengan sedikit molase (tetes) untuk memberikan citarasa dan warna.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Dekorasi : lihat gula sdaning.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Gelatin (padanan kata gula gel, gula selai/ jam): campuran dari gula granulasi dan pektin. Digunakan dalam pembuatan selai dan ‘marmelade'.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Granulasi (Gula pasir) : Kristal-kristal gula berukuran kecil yang pada umumnya dijumpai dan digunakan di rumah (gula pasir).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula inversi : Gula inversi dibuat dengan menggabungkan sirup gula dengan sedikit asam (seperti pada krim tartar atau jus lemon) dan pemanasan. Proses ini mengubah, atau memecah, sakarosa menjadi dua komponen, glukosa dan fruktosa, sehingga menurunkan ukuran kristal-kristal gula. Karena struktur kristalnya yang halus, gula inversi menghasilkan produk yang lebih halus dan digunakan dalam pembuatan berbagai jenis permen seperti fondant, dan berbagai sirup. Proses pembuatan jam dan selai secara otomatis menghasilkan gula inversi dengan menggabungkan asam alami dalam buah dengan gula granulasi dan memanaskan campuran tersebut.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Jagung: glukosa yang diperoleh dari jagung.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Jawa : gula yang mengalami pemurnian sebagian, berasal dari Indonesia. Terbuat dari tebu ataupun palm (kelapa).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula kristal: gula bit atau tebu berbentuk granulasi seperti gula pada umumnya, lihat sakarosa. Dijual dalam bentuk gula butiran/pasir atau dicetak dalam bentuk gula kubus.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Malt: lihat maltosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula meja: gula tebu atau gula bit butiran pada umumnya, lihat sakarosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Muscovado : gula coklat gelap.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula mutiara (Pearl sugar) : lihat gula sdaning.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Palma (kelapa/ kurma) : gula yang didapatkan dari palma ataupun kurma.Terutama mengandung sakarosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula sangat halus: suatu jenis gula di USA. Merupakan gula granulasi yang sangat halus, lihat gula Castor.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Sdaning: Gula Sdaning merupakan gula kasar atau gula dekorasi. Kristalnya berukuran 4 kali lipat lebih besar dari gula granulasi pada umumnya. Digunakan untuk menghias makanan-makanan yang dipanggang dengan oven .&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Spun (Spun sugar) : gula lembut hasil dari pendidihan gula sehingga dapat dibentuk dan digunakan untuk dekorasi berbagai hidangan penutup. Pembuatan gula spun diawali dengan pemasakan gula, air dan krim tartar hingga menjadi keras tapi tetap mudah dibentuk. Kemudian dapat dibentuk seperti gumpalan helaian benang dengan menggunakan garpu pengocok dan dioleskan ke permukaan kue untuk dekorasi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula susu: lihat laktosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Tebu : gula kristal putih (sakarosa) yang diperoleh dari tanaman tebu. Terkadang dijual dalam bentuk gula coklat (brown sugar) di Eropa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gula Vanila : gula beraroma dan citarasa harum yang khas dibuat dengan cara memendam biji-biji vanilla dalam gula pasir; biasanya dengan takaran dua biji vanila untuk setiap satu pound gula. Campuran tersebut disimpan dalam wadah kedap udara selama sekitar satu minggu sebelum biji-biji vanila tadi dipisahkan kembali. Hasilnya berupa gula dengan rasa dan aroma yang harum yang dapat digunakan untuk bahan baku ataupun penghias ‘baked goods', buah dan hidangan penutup lainnya. Biji-biji vanila dapat digunakan kembali sampai dengan dengan 6 bulan. Gula Vanilla dapat juga dibuat dari ekstrak vanillin (vanili) murni. Citarasanya sama kuatnya dengan vanilla tetapi tetap dapat dibedakan. Gula ini dinamai gula-vanillin.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Gur (padanan kata jaggery): gula yang mengalami pemurnia n sebagian, berasal dari India. Terbuat dari tebu ataupun palm (kelapa).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;HFCS : High Fruktose Corn Syrup (Gula Jagung Kaya Fruktosa). Suatu sirup yang didapatkan dari pati jagung. Mula-mula pati dipecah menjadi glukosa secara enzimatis, kemudian glukosa ini diubah lagi secara enzimatis menjadi fruktosa yang memiliki rasa lebih manis. Digunakan sebagai pemanis kadar tinggi.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Icing (Icing sugar) : gula bubuk yang digunakan sebagai krim gula (gula pelapis) pada cake.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Jaggery (padanan kata gur): gula yang mengalami pemurnian sebagian, berasal dari India. Terbuat dari tebu ataupun palm (kelapa).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Karamel : berbagai produk yang diperoleh dari hasil pemanasan gula. Senyawa-senyawa ini berwarna coklat hingga hitam dan menghasilkan aroma khas. Digunakan sebagai pewarna makanan dan aroma rasa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Laktosa: gula yang terdapat pada susu, suatu kombinasi dari galaktosa dan glukosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Levulosa : padanan kata untuk fruktosa&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Madu : merupakan larutan 80% gula dalam air. Gula utama yang ada dalam madu adalah fruktosa, glukosa dan sakarosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Maltosa (padanan kata gula malt) : gula yang terdapat pada malt dan bir.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sirup Mapel : sirup yang didapatkan dari pohon mapel yang terdapat di America Utara. Sirup ini merupakan larutan 70% sakarosa dan glukosa dalam air. Penyusun utamanya adalah sakarosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Melis : jenis gula meja pada umumnya, yang agak halus. Dari kawasan Skandinavia.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Molase : Produk samping dari pembuatan gula, berwarna coklat. Terutama tersusun dari berbagai karamel dan mineral. Dipakai dalam pembuatan gula coklat (brown sugar).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Oligosakarida : karbohidrat rantai pendek yang didapatkan dari polisakarida berukuran besar atau dengan proses enzimatis. Banyak terdapat dalam tanaman (kacang-kacangan, bawang) atau susu. Rasanya tidak manis atau sedikit manis. Digunakan sebagai prebiotik, bukan untuk pemanis produk.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Panela: lihat piloncillo&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Panocha: lihat piloncillo&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pemanis: senyawa pemanis bukan karbohidrat. Kebanyakan merupakan pemanis buatan tetapi beberapa di antaranya adalah pemanis alami. Tingkat kemanisan pemanis berkisar dari 0,8 kali manisnya gula (seperti misalnya sorbitol) hingga 2000 kali (protein thaumatin).&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Piloncillo (padanan kata panela, panocha): gula tebu dari Mexico yang mengalami pemurnian sebagian. Gula ini dicetak dalam bentuk kerucut; namanya berarti menara kerucut kecil .&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sakarosa (padanan kata sukrosa, gula meja, gula kristal): nama kimia resmi dari jenis utama gula dan gula ini terutama digunakan dalam berbagai produk maupun di rumah tangga.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sirup : suatu larutan yang sangat kental berupa gula dalam air. Kandungan gula berkisar 50-80%.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sukrosa : Istilah bahasa Inggris untuk sakarosa.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-634847221876820431?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/634847221876820431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=634847221876820431' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/634847221876820431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/634847221876820431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2009/03/gula.html' title='Gula'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/ScBzVLynyDI/AAAAAAAAAd4/YyfGhDCiHjw/s72-c/gula.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-4749632478222361313</id><published>2009-02-25T00:02:00.000-08:00</published><updated>2009-03-15T19:28:47.021-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parenting'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangan'/><title type='text'>ASI,  MAKANAN TERBAIK BAGI BAYI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SaT8Z_bVmGI/AAAAAAAAAa4/YfViNe2SRDs/s1600-h/fawfaw+baby.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SaT8Z_bVmGI/AAAAAAAAAa4/YfViNe2SRDs/s200/fawfaw+baby.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306643784402311266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap tiga puluh menit, seorang bayi meninggal karena pemberian susu formula yang tidak aman. Tanpa ASI, bayi tidak mendapat keuntungan dari kekebalan pasif yang seharusnya diperoleh dari ibunya melalui ASI. Resiko terkena penyakit akibat pemberian susu botol meningkat di negara dunia ketiga (termasuk Indonesia) karena kompleksnya permasalahan seperti banyaknya orang tidak mempunyai akses untuk memperoleh air bersih, kurangnya kesadaran para ibu tentang kebersihan. Sebagai akibatnya banyak bayi yang menderita diare, vomiting, infeksi pernafasan, malnutrisi, dehidarasi, dan bahkan sampai kematian yang dikenal dengan Penyakit Bayi Botol (Baby-Bottle Disease).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para aktivis yang konsern pada masalah ini kemudian melakukan berbagai aksi untuk menghambat penggantian ASI ini di antaranya dengan melakukan kampanye pemboikotan terhadap produsen susu formula. Boikot ini pertama kali dilakukan pada tahun 1981-1984 dan kembali digelar pada tahun 1988. Pada tahun 1981, WHO/UNICEF mengeluarkan International Code of Marketing of Breastmilk Substitutes (Kode Internasional tentang Pemasaran Pengganti ASI). Pada Rapat Kesehatan Dunia di tahun yang sama, 118 negara menyatakan dirinya akan mengadopsi peraturan tersebut di negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, IBFAN (International Baby Food Action Network) melanjutkan lobby di seluruh dunia untuk mengadosi kode tersebut dan memonitor aktivitas produsen pengganti ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri promosi susu formula bagi bayi memang terasa sangat gencar, hal ini terjadi karena kebayakan konsumennya masih mudah tertipu oleh iming-iming tingginya kandungan nutrisi susu tersebut, iklan yang memperlihatkan betapa pintarnya bayi-bayi yang mendapatkan susu formula merek tertentu, sampai pendapat “ahli” yang mendukung pemakaian produk tersebut. Belum lagi, promosi secara langsung oleh produsen kepada para ibu yang baru melahirkan di rumah sakit dan klinik bersalin dengan memberikan sample gratis kepada mereka sepulang dari rumah sakit. Dan yang lebih memprihatinkan adalah pemberian insentif kepada tenaga marketing dan tenaga medis yang mampu menjual produk susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kesulitan yang melanda negara kita, sudah seharusnya kita melakukan gerakan kembali ke ASI. Di samping berbagai manfaat dari aspek gizi, aspek imunologik, aspek psikologi, aspek kecerdasan, neurologis, dan aspek penundaan kehamilan; kita juga memperoleh keuntungan ekonomis yang didapat dari pengematan biaya untuk pembelian susu dan peralatan yang diperlukan untuk pemberian susu formula tersebut. Hal ini berarti kita membantu penghematan devisa karena sebagian besar produk tersebut adalah produk impor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGAPA ASI? KEUNGGULAN ASI DAN MANFAAT MENYUSUI&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Para aktivis yang konsern pada masalah ini kemudian melakukan berbagai aksi untuk menghambat penggantian ASI ini di antaranya dengan melakukan kampanye pemboikotan terhadap produsen susu formula. Boikot ini pertama kali dilakukan pada tahun 1981-1984 dan kembali digelar pada tahun 1988. Pada tahun 1981, WHO/UNICEF mengeluarkan International Code of Marketing of Breastmilk Substitutes (Kode Internasional tentang Pemasaran Pengganti ASI). Pada Rapat Kesehatan Dunia di tahun yang sama, 118 negara menyatakan dirinya akan mengadopsi peraturan tersebut di negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, IBFAN (International Baby Food Action Network) melanjutkan lobby di seluruh dunia untuk mengadosi kode tersebut dan memonitor aktivitas produsen pengganti ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia sendiri promosi susu formula bagi bayi memang terasa sangat gencar, hal ini terjadi karena kebayakan konsumennya masih mudah tertipu oleh iming-iming tingginya kandungan nutrisi susu tersebut, iklan yang memperlihatkan betapa pintarnya bayi-bayi yang mendapatkan susu formula merek tertentu, sampai pendapat “ahli” yang mendukung pemakaian produk tersebut. Belum lagi, promosi secara langsung oleh produsen kepada para ibu yang baru melahirkan di rumah sakit dan klinik bersalin dengan memberikan sample gratis kepada mereka sepulang dari rumah sakit. Dan yang lebih memprihatinkan adalah pemberian insentif kepada tenaga marketing dan tenaga medis yang mampu menjual produk susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kesulitan yang melanda negara kita, sudah seharusnya kita melakukan gerakan kembali ke ASI. Di samping berbagai manfaat dari aspek gizi, aspek imunologik, aspek psikologi, aspek kecerdasan, neurologis, dan aspek penundaan kehamilan; kita juga memperoleh keuntungan ekonomis yang didapat dari pengematan biaya untuk pembelian susu dan peralatan yang diperlukan untuk pemberian susu formula tersebut. Hal ini berarti kita membantu penghematan devisa karena sebagian besar produk tersebut adalah produk impor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGAPA ASI? KEUNGGULAN ASI DAN MANFAAT MENYUSUI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan dan manfaat menyusui dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu: aspek gizi, aspek imunologik, aspek psikologi, aspek kecerdasan, neurologis, ekonomis dan aspek penundaan kehamilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Aspek Gizi.&lt;br /&gt;a. Manfaat Kolostrum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Kolostrum mengandung zat kekebalan terutama IgA untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi terutama diare.&lt;br /&gt;   * Jumlah kolostrum yang diproduksi bervariasi tergantung dari hisapan bayi pada hari-hari pertama kelahiran. Walaupun sedikit namun cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Oleh karena itu kolostrum harus diberikan pada bayi.&lt;br /&gt;   * Kolostrum mengandung protein,vitamin A yang tinggi dan mengandung karbohidrat dan lemak rendah, sehingga sesuai dengan kebutuhan gizi bayi pada hari-hari pertama kelahiran.&lt;br /&gt;   * Membantu mengeluarkan mekonium yaitu kotoran bayi yang pertama berwarna hitam kehijauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Komposisi ASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * ASI mudah dicerna, karena selain mengandung zat gizi yang sesuai, juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut.&lt;br /&gt;   * ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi/anak.&lt;br /&gt;   * Selain mengandung protein yang tinggi, ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi. Rasio Whei dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Sedangkan pada susu sapi mempunyai perbandingan Whey :Casein adalah 20 : 80, sehingga tidak mudah diserap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Komposisi Taurin, DHA dan AA pada ASI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Taurin adalah sejenis asam amino kedua yang terbanyak dalam ASI yang berfungsi sebagai neuro-transmitter dan berperan penting untuk proses maturasi sel otak. Percobaan pada binatang menunjukkan bahwa defisiensi taurin akan berakibat terjadinya gangguan pada retina mata.&lt;br /&gt;   * Decosahexanoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) adalah asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids) yang diperlukan untuk pembentukan sel-sel otak yang optimal. Jumlah DHA dan AA dalam ASI sangat mencukupi untuk menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak. Disamping itu DHA dan AA dalam tubuh dapat dibentuk/disintesa dari substansi pembentuknya (precursor) yaitu masing-masing dari Omega 3 (asam linolenat) dan Omega 6 (asam linoleat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering melihat iklan produk susu formula yang ditambah DHA dapat mencerdaskan anak. Padahal DHA yang ditambahkan pada susu formula cepat rusak, sedangkan ASI selalu diberikan dalam kondisi segar, sehingga DHA tidak rusak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Aspek Imunologik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi.&lt;br /&gt;   * Immunoglobulin A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig.A tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan.&lt;br /&gt;   * Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat zat besi di saluran pencernaan.&lt;br /&gt;   * Lysosim, enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi.&lt;br /&gt;   * Sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu.&lt;br /&gt;   * Faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Aspek Psikologik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Rasa percaya diri ibu untuk menyusui : bahwa ibu mampu menyusui dengan produksi ASI yang mencukupi untuk bayi. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih saying terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.&lt;br /&gt;   * Interaksi Ibu dan Bayi: Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada kesatuan ibu-bayi tersebut.&lt;br /&gt;   * Pengaruh kontak langsung ibu-bayi : ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai rangsangan seperti sentuhan kulit (skin to skin contact). Bayi akan merasa aman dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Aspek Kecerdasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   * Interaksi ibu-bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan system syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi.&lt;br /&gt;   * Penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.&lt;br /&gt;   * Komposisi ASI disesuaikan dengan kebutuhan bayi yang disiapkan menjadi orang yang suka berpikir. Adapun susu sapi diperuntukkan bagi anak sapi yang disiapkan agar lekas besar dan tak berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Aspek Neurologis&lt;br /&gt;Dengan menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Aspek Ekonomis&lt;br /&gt;Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 4 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Aspek Penundaan Kehamilan&lt;br /&gt;Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi (MAL).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumber:&lt;br /&gt;Buku Panduan Manajemen Laktasi: Dit.Gizi Masyarakat-Depkes RI, 2001&lt;br /&gt;DHA Tidak Terdapat pada Susu Formula, Suara Merdeka 23 Agustus 2003&lt;br /&gt;McSpotlight on the Baby Milk Industry, WWW.McSpotlight.org&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-4749632478222361313?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/4749632478222361313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=4749632478222361313' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/4749632478222361313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/4749632478222361313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2009/02/setiap-tiga-puluh-menit-seorang-bayi.html' title='ASI,  MAKANAN TERBAIK BAGI BAYI'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SaT8Z_bVmGI/AAAAAAAAAa4/YfViNe2SRDs/s72-c/fawfaw+baby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-599798292184372122</id><published>2009-01-13T18:54:00.000-08:00</published><updated>2009-03-15T19:29:07.638-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parenting'/><title type='text'>LOVE dengan huruf V</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SW_85PlCnYI/AAAAAAAAAYE/cCTbLI_LsR8/s1600-h/l.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 90px; height: 125px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SW_85PlCnYI/AAAAAAAAAYE/cCTbLI_LsR8/s400/l.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291726147548257666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf V terdiri dari 2 garis yang membentuk sudut di bagian bawah lalu semakin melebar ke atas.  Apa hubungannya dengan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mencintai anak-anak kita maka cintailah dia dengan huruf V.  Bagaimana?&lt;br /&gt;Pada usia dini kita harus mengikat mereka erat-erat … dengan kasih sayang, disiplin, dan aturan.  Anak-anak butuh pagar-pagar yang membantu mereka mengerti baik dan buruk, benar dan salah.  Jiwa mereka masih bersih dan mudah diarahkan.  Oleh karenanya ikatlah erat-erat jiwa mereka dengan jiwa kita seperti dekatnya dua garis yang membentuk sudut itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan seiring meningkatnya usia, maka kita kendurkan sedikit demi sedikit ikatan itu.  Jika dulu kita harus cerewet mengingatkan tanggung jawab dan segala aturan, maka semakin besar tanggung jawabnya kita cukup mengingatkan lewat sms atau mengevaluasi jadwal dan komitmennya secara periodik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah, ikatan yang erat di masa kecil itu akan sangat berarti.  Pada saat mereka remaja, mereka akan lebih memiliki self control.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita tidak mengikat mereka di usia dini maka akan sulit mengikat mereka di masa remaja, apalagi dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin meningkat usia mereka, semakin kuat fisik mereka, semakin besar keinginan mereka, semakin luas pergaulan mereka.&lt;br /&gt;Sementara itu….. semakin renta usia kita, semakin lemah fisik kita, semakin terbatas kemampuan kita untuk mengontrol mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu eratkanlah ikatan itu sekarang juga, jangan menunggu nanti ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-599798292184372122?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/599798292184372122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=599798292184372122' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/599798292184372122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/599798292184372122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2009/01/love-dengan-huruf-v.html' title='LOVE dengan huruf V'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SW_85PlCnYI/AAAAAAAAAYE/cCTbLI_LsR8/s72-c/l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-340703651522543672</id><published>2008-12-30T19:12:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T00:28:58.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangan'/><title type='text'>Mitos-Mitos Tentang Makanan</title><content type='html'>1. Lemak itu Jahat. &lt;br /&gt;2. Karbohidrat tidak baik untuk anda.  &lt;br /&gt;3. Bahan tambahan pangan berbahaya untuk kesehatan. &lt;br /&gt;4. Jangan makan setelah jam 6 sore. &lt;br /&gt;5. Semua pangan yang dikemas ditambahkan pengawet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Lemak itu Jahat. Kenyataannya, lemak kita butuhkan sebagai pelarut vitamin  A, D, E, dan K.  Tanpa lemak, vitamin-vitamin tersebut tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh kita. Sebagian lemak memang tidak sehat, tetapi sebagian lagi baik, bahkan penting untuk kesehatan.  Inilah yang disebut sebagai asam lemak esensial, yaitu asam-asam lemak yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia sehingga perlu didatangkan dari luar.&lt;br /&gt;2. Karbohidrat tidak baik untuk anda. Pertama lemak, kemudian sekarang yang menjadi tertuduh adalah karbohidrat.  Seperti lemak, sebagian karbohidrat memang membahayakan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.  Contohnya adalah karbohidrat sederhana (rantai pendek) seperti gula yang meningkatkan resiko diabetes dan obesitas.  Tetapi karbohidrat kompleks yang dikenal dengan oligosakarida dan polisakarida merupakan sumber vitamin dan sertat yang membantu pencernaan.  Contoh karbohidrat kompleks adalah sayuran dan whole grains (gandum, beras pecah kulit) &lt;br /&gt;3. Bahan tambahan pangan berbahaya untuk kesehatan. Pernah melihat iklan minyak goreng yang mengklaim sebagai “minyak goring bebas pengawet?”  Menurut saya, ini adalah pembohongan public.  Minyak goring yang tidak ditambahkan antioksidan akan lebih mudah tengik sehingga mutunya menurun.  Antioksidan adalah salah satu contoh bahan tambahan pangan yang justru memperbaiki mutu pangan. Memang ada pula bahan tambahan pangan yang hanya memperbaiki struktur fisik pangan tetapi tidak berguna atau bahkan berbahaya bagi tubuh jika ditambahkan melebihi ambang batas yang diizinkan seperti MSG, asam benzoat, aspartam, dan siklamat. (saya akan coba susun tulisan tentang BTP ini, nanti)&lt;br /&gt;4. Jangan makan setelah jam 6 sore. Menurut Shari Liberman, Ph.D. (pengarang Dare to Lose), “Ini bukan tentang jam berapa Anda makan, tetapi apa yang Anda makan.  Di Eropa, mereka makan pada pukul 10 malam dan ukuran mereka setengah dari ukuran orang Amerika.”&lt;br /&gt;5. Semua pangan yang dikemas ditambahkan pengawet. Kita sering mendengar statement bahwa kita harus mengurangi asupan pangan olahan dan lebih banyak mengkonsumsi pangan segar.  Pendapat ini benar.  Yang tidak benar adalah adanya pendapat bahwa semua pangan olahan mengandung pengawet. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-340703651522543672?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/340703651522543672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=340703651522543672' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/340703651522543672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/340703651522543672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2008/12/1.html' title='Mitos-Mitos Tentang Makanan'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-8816844052939620998</id><published>2008-06-10T18:29:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T00:29:22.781-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangan'/><title type='text'>Pestisida dalam Buah dan Sayur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SE8rfa3LYzI/AAAAAAAAAM0/f2IPXKOAZBk/s1600-h/pd_fruits_vegetables.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SE8rfa3LYzI/AAAAAAAAAM0/f2IPXKOAZBk/s200/pd_fruits_vegetables.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210431112677647154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survei ini hanya hasil diskusi kecil-kecilan Budi Boga dengan Gunanto Eko Saputro, Pakar pertanian lulusan IPB, yang juga jurnalis Media Agro Obesrver dan Koran Tempo. Hasil dari obrolan adalah berdasarkan pengamatan dan pengalaman langsung kami di lapangan. Seperti survei ke lahan pertanian sayuran dan buah, pengamatan terhadap pola bercocok tanam, serta perlakuan petani terhadap produk sayuran dan buah pasca panen. Berikut hasil pengamatan mereka;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Survei ini hanya hasil diskusi kecil-kecilan Budi Boga dengan Gunanto Eko Saputro, Pakar pertanian lulusan IPB, yang juga jurnalis Media Agro Obesrver dan Koran Tempo. Hasil dari obrolan adalah berdasarkan pengamatan dan pengalaman langsung kami di lapangan. Seperti survei ke lahan pertanian sayuran dan buah, pengamatan terhadap pola bercocok tanam, serta perlakuan petani terhadap produk sayuran dan buah pasca panen. Berikut hasil pengamatan mereka;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10 sayuran dengan kemungkinan cemaran pestisidanya kecil&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;1. Daun Katuk&lt;br /&gt;2. Daun Pepaya&lt;br /&gt;3. Daun Kemangi&lt;br /&gt;4. Kangkung&lt;br /&gt;5. Daun Labu&lt;br /&gt;6. Daun Kenikir&lt;br /&gt;7. Daun Melinjo/Daun so&lt;br /&gt;8. Daun Singkong&lt;br /&gt;9. Daun Genjer&lt;br /&gt;10. Daun Bayam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10 Sayuran dengan kemungkinan cemaran pestisida tinggi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Brokoli&lt;br /&gt;2. Kembang Kol&lt;br /&gt;3. Tomat&lt;br /&gt;4. Buncis&lt;br /&gt;5. Kol Putih&lt;br /&gt;6. Kacang Panjang&lt;br /&gt;7. Kol Merah&lt;br /&gt;8. Cabe&lt;br /&gt;9. Kailan&lt;br /&gt;10. Daun Bawang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5 Buah Dengan Kandungan Pestisida Rendah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Pisang&lt;br /&gt;2. Manggis&lt;br /&gt;3. Salak&lt;br /&gt;4. Duku&lt;br /&gt;5. Rambutan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5 Daftar Buah Kemungkinan Pestisida Tinggi serta dilapisi parafin, sejenis lilin agar buah tetap segar&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;1. Apel&lt;br /&gt;2. Pir&lt;br /&gt;3. Peach&lt;br /&gt;4. Anggur&lt;br /&gt;5. S troeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tip Aman Mengkonsumsi Sayuran dan Buah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Selalu mencuci bersih sayuran dan buah dengan air mengalir sebelum diolah/dimakan. Dengan mencuci, bakteri, cemaran kimia, pestisida serta telur cacing bisa dihilangkan.&lt;br /&gt;2. Hindari buah impor dengan penampakan kulit terlalu mengkilat. Buah jenis ini kemungkinan dilapisi parafin, sejenis lilin yang dapat mempertahankan kesegaran buah. Zat ini berbahaya bagi kesehatan.&lt;br /&gt;3. Simpan sayuran dan buah dalam suhu rendah agar tahan lama.&lt;br /&gt;4. Bercak putih pada sayuran dan buah kemungkinan besar cairan atau semprotan pestisida yang mengering. Hindari buah dengan bercak-bercak putih.&lt;br /&gt;5. Beli buah dan sayuran saat sedang musim, selain lebih murah biasanya lebih segar.&lt;br /&gt;6. Sebaiknya pilih sayuran dan buah organik, selain lebih sehat buah dan sayuran ini tanpa pestisida sehingga lebih baik untuk kesehatan tubuh. Buah dan sayuran organik biasanya secara fisik lebih kecil, sayuran banyak lubang bekas dimakan ulat atau belalang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-8816844052939620998?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/8816844052939620998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=8816844052939620998' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8816844052939620998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8816844052939620998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2008/06/pestisida-dalam-buah-dan-sayur.html' title='Pestisida dalam Buah dan Sayur'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/SE8rfa3LYzI/AAAAAAAAAM0/f2IPXKOAZBk/s72-c/pd_fruits_vegetables.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-8038347813594543617</id><published>2008-06-04T20:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T00:30:18.673-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangan'/><title type='text'>Prebiotik dan Probiotik</title><content type='html'>Probiotik dan prebiotik adalah dua kata yang sedang ngetren di jagad pangan saat ini.  Apa sih bedanya? Mungkin sedikit ulasan yang saya peroleh dari berbagai sumber dapat memberikan pencerahan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Probiotik adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Suplemen&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Suplemen (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;suplemen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diet" title="Diet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;diet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang mengandung bakteri berguna bagi pencernaan manusia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;br /&gt;Bentuk yang paling umum dari probiotik adalah produk peternakan dan makanan probiotik.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Tetapi saat ini tablet dan kapsul berisikan bakteri dalam kondisi dibekukan juga dapat ditemukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Beberapa probiotik umum meliputi berbagai spesies dari genera Bifidobacterium dan Lactobacillus seperti:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_bifidum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bifidobacterium bifidum (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bifidobacterium bifidum&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_breve&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bifidobacterium breve (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bifidobacterium breve&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_infantis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bifidobacterium infantis (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bifidobacterium infantis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bifidobacterium_longum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bifidobacterium longum (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bifidobacterium longum&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_acidophilus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus acidophilus (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus acidophilus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_casei&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus casei (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus casei&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_plantarum&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus plantarum (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus plantarum&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_reuteri&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus reuteri (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus reuteri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_rhamnosus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus rhamnosus (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus rhamnosus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_GG&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus GG (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus GG&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt; pula satu spesies ragi yang digunakan sebagai probiotik:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saccharomyces_boulardii&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Saccharomyces boulardii (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Saccharomyces boulardii&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Beberapa bakteri yang umum dipakai dalam produk tapi tanpa efek probiotik (bakteri yoghurt):&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lactobacillus_bulgaricus" title="Lactobacillus bulgaricus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus bulgaricus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Streptococcus_thermophilus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Streptococcus thermophilus (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Streptococcus thermophilus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Beberapa bakteri lain disebutkan dalam produk probiotik:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bacillus_coagulans&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Bacillus coagulans (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bacillus coagulans&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_bifidus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus bifidus (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus bifidus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lactobacillus_caucasicus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lactobacillus caucasicus (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lactobacillus caucasicus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:11;"&gt;Beberapa produk fermentasi mengandung asam laktat bakteri yang mirip walaupun sering belum dibuktikan memiliki efek probiotik atau kesehatan termasuk:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kefir&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kefir (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kefir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogurt" title="Yogurt"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Yogurt&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sauerkraut&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Sauerkraut (belum dibuat)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sauerkraut&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kimchi" title="Kimchi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kimchi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kombucha" title="Kombucha"&gt;&lt;span style="text-decoration: none; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kombucha&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;Prebiotik merupakan kelompok oligosakarida seperti rafinosa, stakhios, agalakto-oligosakarida, frukto-oligosakarida, frukto-oligosakarida, inulin, serta beberapa jenis peptida dari protein yang tidak dapat dicerna, sehingga mencapai usus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;br /&gt;Prebiotik merupakan nutrisi yang sesuai bagi bakteri baik, tapi tidak cocok bagi bakreri jahat, sehingga bisa meningkatkan bakreri baik dalam usus. Kombinasi probiotik dan prebiotik untuk meningkatkan kesehatan tubuh disebut sinbiotik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="EN-ID"  style="font-size:11;"&gt;&lt;br /&gt;Prebiotik secara alami terdapat pada biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"  style="font-size:11;"&gt;Produk olahan kedelai seperti tempe, tahu, dan tauco, kaya akan prebiotik. Rina menambahkan, prebiotik juga dapat diperoleh dari akar tanaman Chichorium intybus, gandum utuh, bawang bombay, bawang putih,dan pisang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-8038347813594543617?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/8038347813594543617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=8038347813594543617' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8038347813594543617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8038347813594543617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2008/06/probiotik-dan-prebiotik-adalah-dua-kata.html' title='Prebiotik dan Probiotik'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-5973683772099332930</id><published>2008-03-05T22:02:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T00:30:58.666-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangan'/><title type='text'>Bijak Memilih Susu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/R8-kYF8rc9I/AAAAAAAAAKs/HAcuVb4UJiE/s1600-h/milk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 152px; height: 152px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/R8-kYF8rc9I/AAAAAAAAAKs/HAcuVb4UJiE/s400/milk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174535230692488146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya sering gemas memperhatikan iklan-iklan susu di berbagai media serta memperhatikan perilaku para orang tua dalam menentukan pilihan susu yang akan dikonsumsi oleh keluarganya.  Seperti beberapa teman kantor saya yang merasa harus memberikan susu merek tertentu karena mengandung bla bla bla yang diklaim dapat meningkatkan kecerdasan dan daya tahan tubuh anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasanya aku nggak tega kalau tidak memberikan susu yang terbaik untuk anakku” sambil menyebut merek susu bubuk tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produsen telah menggunakan kelemahan para orang tua, yaitu:&lt;br /&gt;1. semakin meningkatnya kemampuan ekonomi warga perkotaan yang tidak dibarengi dengan peningkatan pengetahuan tentang pangan&lt;br /&gt;2. munculnya keinginan orang tua untuk menjadikan anak-anaknya sebagai manusia unggul&lt;br /&gt;3. banyaknya wanita pekerja yang merasa bersalah jika tidak memberikan yang terbaik untuk buah hatinya.&lt;br /&gt;Sebagai akibatnya, seringkali para ibu (dan bapak) mengeluarkan uang yang tidak sebanding dengan manfaat yang mereka peroleh dari produk yang mereka konsumsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu Kental manis, Susu Bubuk, Susu UHT, Susu Pasteurisasi? Mana yang anda Pilih?&lt;br /&gt;Mungkin catatan ini dapat menjadi masukan untuk menentukan pilihan secara lebih bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TEKNOLOGI PENGAWETAN DAN PENGOLAHAN SUSU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya manusia meminum susu segar yang mereka peroleh dari binatang ternak tanpa proses lebih lanjut.  Ada berbagai mancam ternak yang dapat diperah air susunya, tetapi yang paling populer adalah sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lambat laun manusia mulai mengenal berbagai macam cara untuk mengolah dan mengawetkan susu.  Kontak susu dengan enzim rennet yang terdapat dalam labung anak sapi ternyata dapat mengubah menjadi dadih yaitu cikal bakal keju.  Lalu ada pula kontak susu dengan berbagai bakteri ‘baik’ seperti Lactobacillus bulgaricus dan teman-temannya sesama bifidobacterium yang membuat susu menjadi lebih mudah dicerna dalam bentuk yoghurt, kefir, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, manusia juga menginginkan susu dapat disimpan lebih lama dan didistribusikan ke tempat yang lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susu Mentah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan segar, susu dapat bertahan pada suhu ruang tanpa mengalami kerusakan selama beberapa jam saja.  Oleh karena itu susu didinginkan pada suhu 0ºC-4ºC untuk dapat bertahan selama 48 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susu Pasteurisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 April 1862, Louis Pasteur menemukan cara untuk membunuh bakteri patogen  yang kemudian dikenal dengan pasteurisasi.  Pasteurisasi pada susu dilakukan dengan memanaskannya pada suhu 71,5-74ºC selama 15 detik.  Dengan cara ini, susu dapat disimpan selama 14 hari dalam suhu 5-7ºC.&lt;br /&gt;Pasteurisasi kemudian berkembang menjadi teknologi HTST (High Temperature Short Time)  metode kontinyu yaitu memanaskan susu dengan mengalirkannya melalui plat-plat pemanas kemudian langsung dikemas.  Susu pasteurisasi dapat ditemukan di toko swalayan dalam kemasan karton di lemari-lemari pendingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susu Sterilisasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Susu dipanaskan dalam suhu 120ºC selama 15 menit. Biasanya dikemas dalam kaleng.  Umur simpannya dalam kemasan yang belum dibuka dapat mencapai 6 bulan dalam suhu ruang.  Susu ini telah diformulasi sedemikian rupa sehingga mudah dicerna dan sangat cocok untuk penderita sakit dan anak-anak yang kekurangan gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susu Kental Manis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pembuatan SKM adalah untuk memperpanjang umur simpan pada suhu ruang.  Sebaran SKM terutama diwilayah-wilayah yang masyarakatnya tidak memiliki pendingin.  Pembuatan SKM menggunakan salah satu metoda pengawetan pangan sederhana, yaitu penambahan sejumlah gula ke dalam susu yang telah dikurangi kadar airnya sampai sekitar 40%.  Sebagaimana diketahui, gula dalam jumlah tertentu merupakan penghambat tumbuhnya bakteri patogen.&lt;br /&gt;Susu jenis ini dapat bertahan dalam suhu ruang selama 2 tahun sebelum kemasan dibuka.  Jika kemasan telah dibuka, maka umur simpannya hanya menjadi sekitar 2 bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susu Bubuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan susu bubuk ditemukan pertama kali oleh Osip Krischevsky pada tahun 1802.  Susu bubuk dibuat dengan cara memanaskan susu dalam suhu 80 ºC selama 30 detik.  Kemudian dilanjutkan dengan proses evaporasi sehingga kadar airnya menjadi 50%.  Pengeringan lanjutan dilakukan untuk menjadikannya bubuk kering.  Pengeringan tahap ini umumnya dilakukan dengan alat yang bernama “spray drier” atau “roller drier” pada suhu 180 ºC selam 2 jam (untuk kapasitas 2 ton).   Terdapat pula cara lain yaitu dengan freeze drier yang bertujuan mengurangi penurunan kualitas gizi susu, tetapi cara ini blum populer.  Susu bubuk yang telah dikemas dalam kemasan aluminimum foil dan kotak karton dapat awet selama 2 tahun sebelum dibuka dalam suhu ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pembuatan susu bubuk adalah untuk proses baking (pembuatan kue dan rerotian) di mana penambahan bahan cair akan mempengaruhi hasil akhirnya.  Selain itu susu bubuk juga umum digunakan oleh PBB untuk mengirimkan bantuan pangan ke daerah bencana/perang/kelaparan, disimpan dalam bunker-bunker selama perang dingin, serta distribusi ke daerah-daerah yang tidak mempunyai akses listrik sehingga tidak ada lemari pendingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Susu UHT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Teknologi UHT (Ultra High Temperature) merupakan teknologi yang menggunakan suhu sangat tinggi dan waktu yang singkat yaitu 135-145 ºC selama 2-5 detik.  Pemanasan dilakukan dengan cara mengalirkan cairan susu dalam pipa bersuhu sangat tinggi dan langsung mengemasnya secara aseptic serta segera mendinginkannya ke suhu ruang. Tujuannya adalah untuk mematikan bakteri tanpa merusak zat gizi yang terdapat di dalam susu.   Teknologi pengemasan aseptic ditemukan pada tahun 1989, yaitu kemasan berlapis (enam lapis) untuk melindungi susu dari pengaruh udara, cahaya, kelembapan, aroma, dan bakteri.  Susu UHT dalam kemasan aseptic dapat bertahan dalam suhu ruang selama 10 bulan tanpa bahan pengawet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ASPEK GIZI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pada prinsipnya, pengolahan pangan dilakukan oleh manusia dengan berbagai tujuan diantaranya adalah untuk:&lt;br /&gt;1. Meningkatkan daya cerna makanan&lt;br /&gt;2. Meningkatkan  umur simpan pangan&lt;br /&gt;3. Menyesuaikan rasa dan tekstur dengan selera manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, semakin banyak proses yang diaplikasikan pada makanan akan mengakibatkan semakin banyak pula kerusakan zat gizi yang dikandungnya.  Oleh karena itu, industri pangan mengupayakan proses yang dapat mengakomodasi tujuan-tujuan yang diinginkan manusia dengan resiko kerusakan zat gizi seminimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasteurisasi susu, baik secara konvensional dengan metoda batching maupun metoda kontinyu dapat membunuh bakteri patogen (bakteri jahat), tetapi tidak membunuh bakteri-bakteri lain yang non patogen.  Tetapi kelemahannya adalah umur simpannya tidak terlalu panjang dan harus disimpan dalam pendingin meskipun telah dikemas.  Kelemahan lainnya adalah adanya reaksi Mallard yaitu pencoklatan sebagai akibat reaksi gula dan protein karena proses pemanasannya relatif lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu Kental Manis, termasuk produk susu yang kandungan gizinya banyak rusak karena proses pemanasan, evaporasi, dan penambahan gula.  Karena penambahan gula dalam jumlah besar dapat mengakibatkan resiko kegemukan dan nilai gizi SKM yang rendah dibandingkan bentuk lainnya maka SKM sekarang ini sudah bergeser fungsinya.  Kalau dulu, SKM ini merupakan susu yang dikonsumsi dengan cara diminum, sekarang ini lebih banyak digunakan dalam produk-produk pangan olahan seperti martabak, puding, roti, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembuatan susu bubuk, proses pemanasan yang berulang dan waktu yang lama sudah pasti mengakibatkan rusaknya zat gizi dalam jumlah lebih besar dibandingkan proses lainnya.  Protein saja berkurang sampai dengan 30%-nya, bagaimana zat gizi lain yang lebih sensitif terhadap panas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengganti kehilangan dan kerusakan zat-zat gizi tersebut, produsen susu bubuk melakukan penambahan zat gizi (fortifikasi).  Pada gilirannya penambahan zat gizi ini disadari dapat menjadi nilai jual produknya.  Sehingga iklan-iklan susu saat ini banyak menonjolkan penambahan zat-zat gizi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, penambahan za-zat gizi tersebut mengakibatkan tingginya harga susu bubuk.  Mengapa?  Karena untuk penambahan zat gizi kedalam makanan, diperlukan teknologi isolasi zat gizi dari bahan pangan aslinya, kemudian zat gizi ini harus dijaga stabilitasnya baik dalam keadaan murni, saat ditambahkan ke dalam susu bubuk, maupun saat susu bubuk tersebut direkonstitusi (penambahan dan pencampuran air agar dapat diminum selayaknya susu segar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi pula, zat-zat gizi yang diklaim oleh produsen telah ditambahkan ke dalam susu (AA, DHA, Triphtopan, Omega -3, dan lain-lain), sebenarnya telah tersedia dalam jumlah besar dalam makanan yang kita konsumsi.  Tidak perlu proses isolasi dan stabilisasi yang mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu zat gizi yang ”dijual” produsen susu bubuk adalah DHA (merupakan salah satu bentuk Omega 3).  DHA dapat kita temukan dalam ikan tuna, ikan kembung, ikan tenggiri, ikan sardin/lemuru, ikan salmon, dan ikan –ikan lain yang hidup di laut dalam.  Dan tentunya, sekilo ikan tuna seharga Rp.20.000,- jauh lebih murah dibandingkan sekaleng susu bubuk yang difortifikasi dengan DHA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu sekarang sedang marak iklan tentang prebiotik.  Produsen memang pintar membuat konsumen yang tidak tahu istilah-istilah tersebut menjadi merasa harus memberikan kepada anak-anak mereka.  Padahal prebiotik adalah salah satu bentuk karbohidrat rantai sedang yang tidak dapat dicerna oleh enzim-enzim pencernaan sehingga dapat menjadi media tumbuh bifidobacterium.  Nama-nama keren prebiotik adalah inulin, FOS, oligomanosa, oligogalactosa.  Tapi sebenarnya prebiotik itu ada dalam bawang merah, bawang putih, kacang kedelai, asparagus, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini (telah berlangsung selama 50 tahun), teknologi UHT merupakan proses yang dianggap paling dapat memenuhi tujuan pengawetan pangan dan meminimalisir hilangnya zat gizi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan keluarga saat ini memilih mengkonsumsi susu UHT karena praktis, lebih murah, dan zat gizinya relatif sedikit kerusakan dibanding susu dalam bentuk lain.  Mengenai zat gizi lain yang dipromosikan produsen susu bubuk?  Cuekin aja, selama kita makan secara sehat dan seimbang unsur-unsus mikro (dibutuhkan dalam jumlah amat sedikit)  itu terpenuhi kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;1. http://en.wikipedia.org&lt;br /&gt;2. http://balita-anda.indoglobal.com&lt;br /&gt;3. catatan kuliah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-5973683772099332930?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/5973683772099332930/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=5973683772099332930' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/5973683772099332930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/5973683772099332930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2008/03/bijak-memilih-susu_05.html' title='Bijak Memilih Susu'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/R8-kYF8rc9I/AAAAAAAAAKs/HAcuVb4UJiE/s72-c/milk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-8597376922673491826</id><published>2008-02-18T22:37:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T00:31:33.876-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pangan'/><title type='text'>MADU ASLI atau PALSU?</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/R7p57fusAJI/AAAAAAAAAKE/znMlPYYPA1s/s1600-h/madu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5168577585397629074" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/R7p57fusAJI/AAAAAAAAAKE/znMlPYYPA1s/s400/madu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering banget kita mendengar dan melihat promosi MADU ASLI. Bagaimana sih sebenarnya mengecek keaslian madu. Ada tidak sih madu palsu?&lt;br /&gt;Berikut tulisan yang saya olah dari catatan teman kuliah saya, Anto Sudjud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Madu itu semua ASLI karena yang bisa membuatnya hanya LEBAH. Sampai saat ini belum ada yang bisa membuat madu sintetik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi yang dipertanyakan bukanlah keASLIannya, melainkan keMURNIannya atau kualitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip pernyataan Bpk Moch. Candra (Ketua Asosiasi Perlebahan), madu terbaik yang diproduksi di Indonesia kadar airnya berkisar 20%-25%. Padahal standarnya WHO seharusnya maksimal 18%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah,... semakin tinggi kadar air, semakin mudah pula terjadi fermentasi. Belum lagi kalo madunya mengalami proses penyaringan, penjernihan akan kehilangan sekitar 33%-55% kandungan gizinya. Apalagi kalo pemanasan, bisa sampe 85%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terjadinya proses fermentasi, maka akan menyebabkan di antaranya timbulnya gas ataupun panas. Dan disinilah terjadinya kesalahan persepsi yang beredar di masyarakat:&lt;br /&gt;1. Madu Asli dibakar pake korek pasti nyala/terbakar&lt;br /&gt;2. Madu Asli tidak dikerubungi semut&lt;br /&gt;3. Madu Asli kalo dimasukan telur, telurnya mateng&lt;br /&gt;4. Madu Asli kalo ditutup rapat-rapat setelah sekian lama akan meletus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar buruknya adalah, itu pembodohan masyarakat. Tetapi, kabar baiknya... ternyata semua itu ada alasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut Bpk Moch. Candra yang diperkuat oleh salah seorang ahli perlebahan dari Perhutani yang ternyata juga seorang dosen di Fakultas Kehutanan IPB, hal itu semua disebabkan oleh terlalu TINGGInya kadar air, yang menyebabkan terjadinya fermentasi. Nah sebagai akibat fermentasi adalah:&lt;br /&gt;1. Terbentuknya gas yang apabila dinyalakan korek api sudah barang tentu akan menyambar dan kalo dibiarkan terus menerus dalam keadaan tertutup ya so pasti meletus.&lt;br /&gt;2. Terjadinya panas, sehingga kalau dimasukkan telur ya pasti mateng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus apa hubungannya dengan semut yang tidak mau mengerubungi madu “ASLI”? Jenis gula yang terkandung di dalam madu sesuai hasil analisa kimia sudah jelas yaitu Fruktosa dan Glukosa yaitu merupakan jenis gula monosacharida, berbeda dengan gula pasir (sukrosa) yang merupakan jenis gula disacharida. Selain itu, fermentasi tadi juga menyebabkan rasa asam pada gula yang dikandung oleh madu yang dapat dirasakan oleh semut tapi tidak oleh lidah kita. Nah semut itu tidak suka dengan keasaman, makanya dia tidak mau mendekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kalo kita mau kembali ke kitab suci kita masing-masing, Al Quran dalam An Nahl 69 dan juga Injil dalam Amsal 24:13 di dalamnya tertulis (yang intinya) MAKANLAH MADU.&lt;br /&gt;Terus apa masalahnya?!? Pertanyaannya adalah kenapa bukan MINUMLAH MADU.&lt;br /&gt;Yang berarti Allah pun sudah mengajarkan kita sebagai hambaNya bahwa madu itu dimakan dan bukan diminum... Jadi artinya tidak terlalu encer kan (Kadar airnya rendah-rendah saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata ada cara unik lho untuk menguji atau mengetes kemurnian/kualitas suatu madu... Siapin piring kalo ada sih yang warnanya bening/putih&lt;br /&gt;Oleskan sesendok madu di tengah-tengah piring (jangan terlalu tebal).&lt;br /&gt;Kemudian masukan air hingga madu tsb agak terendam&lt;br /&gt;Nah... goyang-goyang piringnya sehingga air dalam piring akan menyisir atau menyapu madu yang ada di tengah-tengah piring.&lt;br /&gt;Di sini keajaibannya...... madu yang kualitasnya baik/bagus, akan membentuk heksagonal-heksagonal seperti sarang lebah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan apabila tidak murni (ada tambahan gula dsb.) maka airnya akan berubah menjadi keruh...&lt;br /&gt;Selamat mencoba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-8597376922673491826?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/8597376922673491826/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=8597376922673491826' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8597376922673491826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8597376922673491826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2008/02/sering-banget-kita-mendengar-dan.html' title='MADU ASLI atau PALSU?'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_a5KmBU1XJe4/R7p57fusAJI/AAAAAAAAAKE/znMlPYYPA1s/s72-c/madu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-437604947195005194</id><published>2008-02-04T04:47:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T00:47:05.961-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>Memuliakan Keluarga Suami</title><content type='html'>Pernikahan merupakan akad yang tidak saja menyatukan dua orang manusia, melainkan juga menyatukan dua keluarga besar dari masing-masing pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memuliakan kelurga suami merupakan suatu hal yang penting di antaranya karena:&lt;br /&gt;1. Dari sanalah suami kita dilahirkan dan dibesarkan.&lt;br /&gt;2. Anak-anak kita akan mengambil nasab dari keluarga suami kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hubungan dengan keluarga suami, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Berbuat Baik Kepada Mertua Sebagaimana Kepada Orang Tua Sendiri&lt;br /&gt;Kita telah mengetahui bahwa berbuat baik kepada kedua orang tua hukumnya wajib, baik waktu kita masih kecil, remaja atau sudah menikah dan sudah mempunyai anak bahkan saat kita sudah mempunyai cucu. (QS. Al-Isra' : 23-24). Perintah Allah ini berlaku pula pada suami-suami kita, mereka berkewajiban berbuat baik kepada orang tuanya, yaitu mertua kita. Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya menjelaskan tentang lebih ditekankannya berbuat baik pada kedua orang tua pada usia lanjut karena :&lt;br /&gt;a. Keadaaan usia lanjut adalah keadaan di mana keduanya membutuhkan perlakuan yang lebih baik karena keadaannya pada saat itu sangat lemah.&lt;br /&gt;b. Semakin tua usia orang tua berarti semakin lama orang tua bersama anak. Hal ini dapat menyebabkan 'Si Anak' merasa berat sehingga dikhawatirkan akan berkurang berbuat baiknya, karena segala sesuatunya diurusi oleh anak dan keluarlah perkataan 'ah' atau membentak atau dengan ucapan, "Orang tua ini menyusahkan" , atau yang lain. Apalagi apabila orang tuanya sudah pikun, akan membuat anak mudah marah atau benci kepadanya. Banyak sekali hadits-hadits yang menyebutkan tentang ruginya seseorang yang tidak berbakti kepada kedua orang tua pada waktu orang tua masih berada di sisi kita. "Dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW beliau bersabda, "Celaka, sekali lagi celaka, dan sekali lagi celaka orang yang mendapatkan kedua orang tuanya berusia lanjut, salah satunya atau keduanya, tetapi (dengan itu) dia tidak masuk syurga" [HR Muslim &amp;amp; Ahmad] "Nabi SAW naik ke atas mimbar kemudian berkata, "Amin, amin, amin". Para sahabat bertanya. "Kenapa engkau berkata 'Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?" Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : 'Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!' maka kukatakan, 'Amin', kemudian Jibril berkata lagi, 'Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!', maka aku berkata : 'Amin'. Kemudian Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata lagi. 'Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!' maka kukatakan, 'Amin".[HR.Bukhari] Jangan sampai kita menghalangi suami-suami kita dari mendapatkan syurga dengan memberatkan jalannya untuk berbakti kepada kedua orang tuanya karena Rasulullah SAW menjelaskan bahwa keberadaan kedua orang tua yang berusia lanjut itu adalah kesempatan paling baik untuk mendapatkan pahala dari Allah, dimudahkan rizki dan jembatan emas menuju surga. Karena itu sungguh rugi jika seorang anak menyia-nyiakan kesempatan yang paling berharga ini dengan mengabaikan hak-hak orang tuanya dan dengan sebab itu dia tidak masuk surga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengetahui dan Memahami Sifat dan Karakter Mertua dan Kelurga Besarnya&lt;br /&gt;Sebagai menantu kita harus mengetahui sifat-sifat dan karakter mertua kita. Hal itu penting agar kita bisa lebih memahami mertua, sehingga bisa mengerti dan menyikapi dengan bijaksana terhadap berbagai sikap dan tingkah laku mertua. Untuk mengetahui sifat dan karakter mereka, kita bisa menggali informasi dari anak-anaknya, termasuk suami kita sendiri. Selain itu juga melalui pengamatan kita sehari-hari. Dengan memahami sifat dan karakter mertua, diharapkan kita juga bisa lebih luwes dalam bersikap terhadap mereka. Jika mertua bersifat lemah lembut dan sensitif, maka kita pun harus pandai-pandai dalam menghadapinya, agar tidak mudah tersinggung dengan sikap, ucapan dan tingkah laku kita. Jika ternyata mertua bersifat keras dan temperamental, maka selayaknya kita bersabar, dan tidak mudah tersinggung atas segala ucapan dan tindakannya. Tetaplah menghadapinya dengan sopan dan lemah lembut, insyaallah lama kelamaan mertua pun akan menaruh simpati pada kita.&lt;br /&gt;Berkaitan dengan keluarga besarnya, kita juga harus memahami bahwa mereka merupakan keluarga yang memiliki perbedaan dengan keluarga kita. Ada hal-hal yang terkadang tidak bisa kita terima dalam budaya keluarga kita, namun di keluarga suami kita hal itu merupakan suatu kewajaran. Misalnya kebiasaan makan bersama, bercakap-cakap, bersenda gurau, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berusaha Menyenangkan Hati Keluarga Suami&lt;br /&gt;Agar kita bisa merasa nyaman hidup berdampingan dengan keluarga suami, maka kita pun harus berusaha membuat mereka merasa nyaman bersama kita.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menyenangkan hati mereka, di antaranya:&lt;br /&gt;- Selalu bermuka manis karena bermuka manis di hadapan sesama muslim adalah sunnah Rasulullah SAW. Bila ini kita usahakan, insya Allah akan bermanfaat positif terhadap kelancaran komunikasi. Raut wajah yang cerah dan murah senyum, akan membuat mertua dan keluarganya merasa lebih nyaman berdekatan dengan menantunya.&lt;br /&gt;- Membantu pekerjaan rumah tangga karena Mertua tentu senang bila memiliki menantu yang rajin membantu pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, menyapu, dan sebagainya.&lt;br /&gt;- Memberi uang bila mampu, usahakan memberikan uang kepada mertua, adik/kakak ipar, keponakan pada moment-moment tertentu. Upayakan agar pemberian dilakukan oleh kita, sebagaimana pemberian kepada keluarga kita diberikan oleh suami kita. Hal ini mempunyai manfaat ganda, yaitu mengakrabkan hubungan menantu dengan keluarga besar dan membiasakan keterbukaan antara suami istri.&lt;br /&gt;- Memberi oleh-oleh dan hadiah terutama jika pulang dari bepergian jauh dan pada hari istimewa seperti Idul Fitri, berikanlah hadiah pada mertua berupa sarung, mukena, atau yang lainnya. Selain untuk menyenangkan hatinya, semua itu kita berikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kita terhadap keluarga suami kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengakrabi Mertua&lt;br /&gt;Mertua adalah orang tua kita juga. Karena itu, sebisa mungkin kita harus berusaha akrab dengan mereka. Jangan sampai hubungan komunikasi menantu-mertua terasa kaku, apalagi jika tinggal serumah. Bersama-sama menikmati teh hangat di pagi hari sambil membicarakan hal-hal yang menarik, merupakan salah satu kesempatan yang baik untuk mengakrabi mertua. Kalau kita sudah akrab dengan mertua, maka hubungan komunikasi pun akan lebih lancar. Insyaallah, bila kita berniat mendakwahi mereka pun, akan lebih mudah mereka terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengakrabkan Anak-anak dengan Keluarga Suami&lt;br /&gt;Keakraban anak-anak pada masa kecil akan dapat membuat mereka akrab pula pada masa dewasanya, yang akan dapat mengurangi konflik di antara mereka kelak. Pengakraban anak sangat penting dilakukan terutama apabila orang tuanya atau mertua kita belum dapat didekati karena sesuatu hal, seperti kekecewaan pada masa lalu, ketidaksetujuan pada perkawinan, dll. Sebaiknya anak-anak tidak perlu diberitahu mengenai permasalahan yang ada di antara orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Menjadikan Mereka Sebagai Salah Satu Prioritas Pemberian ZIS&lt;br /&gt;Sedekah lebih utama diberikan kepada kaum kerabat atau sanak saudara terdekat sebelum diberikan kepada orang lain. Allah SWT telah berfirman, bahwa ibu bapak dan kaum kerabat merupakan prioritas utama sedekah-sedekah kita.(QS.Al Baqarah:215) (QS. Al Israa : 17)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-437604947195005194?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/437604947195005194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=437604947195005194' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/437604947195005194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/437604947195005194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2008/02/pernikahan-merupakan-akad-yang-tidak.html' title='Memuliakan Keluarga Suami'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-6808221014320710040</id><published>2008-01-11T00:08:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T00:47:25.713-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah'/><title type='text'>Fadhilah Shalat Subuh</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Di antara shalat-shalat yang ada, shalat subuh adalah yang mengawali hari.  Ia adalah shalat yang paling penting yang harus dijaga betul pelaksanaannya, sebab tidak semua orang bisa konsisten, bahkan shalat ini terasa berat bagi orang-orang munafik.   &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan shalat subuh”(&lt;/em&gt;HR.Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat subuh berjamaah adalah tolok ukur sejauh mana kejujuran dan keimanan seorang muslim.  Di dalam sebuah riwayat shahih bahwa Ibnu Umar ra pernah berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Ketika kami tidak melihat seseorang dalam shalat subuh atau isya’, kami langsung berprasangka buruk kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ini wajar, mengingat shalat-shalat lain selain subuh dan isya bisa dilakukan oleh seseorang dengan mudah karena memang waktunya bertepatan dengan saat bekerja dan terjaga.  Oleh karena itu tidak ada yang mampu konsisten menjaga shalat isya’ dan subuh secara berjamaah selain orang beriman yang diharapkan ada kebaikan muncul darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hal tersebut  di atas, maka banyak keutamaan yang didapatkan dari shalat subuh berjamaah, di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.      Shalat subuh adalah faktor dilapangkannya rizki&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang hamba walau sezuhud apapun dan sangat tidak peduli dengan urusan dunia, ia tetap senang kalau lapang rizkinya minimal mencukupi kebutuhan diri sendiri untuk menyelamatkan muka dari hinanya meminta-minta.  Dan demi Allah untuk mencapai ini jalannya adalah dengan menaati Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika Nabi SAW shalat subuh. Begitu selesai, beliau pun kembali ke rumah dan mendapati puterinya Fathimah ra sedang tidur.  Maka beliau pun membalikkan tubuh Fatimah dengan kaki beliau, kemudian mengatakan kepadanya : &lt;em&gt;“Hai Fathimah, bangun dan saksikanlah rizki Rabb-mu karena Allah membagi-bagikan rizki para hamba antara shalat subuh dan terbitnya matahari.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan berarti orang yang melaksanakan shalat subuh pasti pulang dengan kantong penuh uang, tetapi yang dimaksud adalah bahwa ketaatan kepada Allah dengan cara menjaga untuk terus istiqomah dalam shalat subuh berjamaah akan mendatangkan taufik dari Allah sehingga nantinya seorang hamba memperoleh keridhoan dan kelurusan dari Rabb-nya yang pada gilirannya ia akan menghabiskan sisa harinya dalam pertolongan dan kemudahan dari Allah dalam urusan-urusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangkanya”&lt;/em&gt; (QS.Ath Thalaq : 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.      Shalat subuh menjaga diri seorang muslim&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;“Barang siapa yang melaksanakan shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah, maka jangan sampai Allah menarik kembali jaminan-Nya dari kalian dengan sebab apa pun.  Karena siapapun yang Allah cabut jaminan-Nya darinya dengan sebab apa pun, pasti akan tercabut.  Kemudian Allah akan telungkupkan wajahnya dalam neraka jahannam.”&lt;/em&gt; (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna berada dalam jaminan Allah adalah dalam lindungan, penjagaan, dan pemeliharaan dari-Nya.  Sungguh itu semua adalah rahmat, yang kalau menaungi kita, maka semua kepedihan berubah menjadi harapan.  Sungguh itu semua adalah kelembutan Allah, yang jika turun kepada kita akan sanggup menjadikan api menjadi dingin dan damai.  Itulah hikmah, kemuliaan, dan kehendak yang tak terkalahkan.  Jika ia datang, mampu merubah musuh menjadi teman setia, dan mampu merubah singa yang buas menjadi kucing yang penurut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.      Shalat subuh sama dengan shalat malam semalam suntuk&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Alangkah besar keutamaan yang Allah berikan kepada umat ini.  Pertama kali, Allah wajibkan shalat malam dalam firman Allah yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Wahai orang yang berselimut bangunlah untuk shalat di malam hari kecuali sedikit”&lt;/em&gt; (QS.Al Muzzammil : 1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Allah menghapus perintah tersebut sebagai bentuk peringanan dalam firman-Nya dalam QS.Al Muzzammil : 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghapuskan kewajiban shalat malam, Allah tetap menetapkan bagi kita keutamaannya sebagaimana hadits berikut:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Barang siapa yang melaksanakan shalat isya’ secara berjamaah maka ia seperti shalat malam separuh malam.  Dan barang siapa melaksanakan shalat subuh secara berjamaah maka ia seperti shalat malam satu malam penuh.”&lt;/em&gt; (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka usahakanlah untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.  Oleh karena itu para ulama ada yang memakruhkan begadang hingga terlalu larut malam walaupun untuk membaca Al Qur’an atau shalat malam jika akan berakibat tidak terlaksananya shalat subuh dengan baik. Tetapi jangan salah paham dulu, para salafus shalih selalu melaksanakan shalat isya’ dan subuh secara berjamaah tetapi mereka tetap bersemangat tanpa henti dalam melaksanakan shalat malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4.      Shalat subuh tolok ukur keimanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mengaku beriman tidak perlu sulit-sulit mengetahui kadar keimanannya, ia cukup mengukurnya dengan shalat subuh untuk mengetahui apakah dirinya termasuk jujur dalam beriman ataukah berdusta, apakah ia beriman di atas keikhlashan ataukah riya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda: &lt;em&gt;“Shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan subuh.  Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak .”&lt;/em&gt; (HR.Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5.      Shalat subuh adalah penyelamat dari neraka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW bersabda, &lt;em&gt;“Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya.”&lt;/em&gt; (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah ketetapan Nabi yang mulia, bahwa siapa yang memelihara pelaksanaan shalat subuh dan ashar maka dia tidak akan masuk neraka dengan izin Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6.      Shalat subuh adalah penyebab orang masuk surga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nabi SAW bersabda, &lt;em&gt;“Siapa yang melaksanakan dua shalat bardain dia masuk syurga”&lt;/em&gt; (HR.Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat bardain adalah shalat subuh dan ashar.  Disebut Al Bardain (dua waktu dingin) karena keduanya dilaksanakan pada waktu dinginnya siang, tepatnya pada kedua ujung siang ketika suasana teduh dan tidak ada terik panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7.      Shalat subuh akan mendatangkan nikmat berupa bisa melihat wajah Allah yang mulia&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;“Apabila penghuni syurga telah memasuki syurga. Allah berfirman,’Apakah kalian ingin aku beri tambahan ?’ Mereka menjawab,’Bukankan Engkau telah memutihkan wajah-wajah kami? Bukankan Engkau telah memasukkan kami ke dalam syurga? Dan Engkau selamatkan kami dari neraka?’ Rasulullah melanjutkan,”Kemudian dibukalah tabir, maka tidak ada lagi nikmat yang lebih besar daripada nikmat bisa melihat Rabb mereka.  Inilah nikmat tambahan itu.” Lalu beliau membaca surat Yunus : 26 yang artinya: “Bagi orang-orang yang berbuat baik ada pahala yang terbaik jannah dan tambahannya.”&lt;/em&gt; (HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8.      Shalat subuh adalah suatu syahadah khususnya bagi yang konsisten memeliharanya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;“Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu shalat subuh dan ashar setelah itu malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit.  Lalu Allah bertanya kepada mereka – dan dia lebih tahu tentang mereka - ,’Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hambaku?’ Mereka menjawab,’Kami menginggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami datang kepada mereka ketika mereka shalat’”&lt;/em&gt; (HR.Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9.      Shalat subuh adalah kunci kemenangan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;“Bahwa Rasulullah apabila hendak menyerbu suatu kaum, beliau menundanya hingga tiba waktu subuh.”&lt;/em&gt; (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan pasca meletusnya perang Mesir-Israel tahun 1973 ada seorang tentara Mesir yang mengajak berbicara tentara Yahudi yang paham bahasa Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara Mesir itu berkata, “Demi Allah, kami akan memerangi dan mengalahkan kalian sampai ada di antara kalian yang bersembunyi di balik pohon dan batu, kemudian pohon dan batu itu mengatakan,’hai hamba Allah, hai Muslim, ini ada Yahudi di belakangku, ke mari dan bunuhlah dia’”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara Yahudi menjawab,”Semua itu tidak akan terjadi sebelum shalat subuh kalian sama dengan shalat Jumat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;10.  Shalat subuh lebih baik daripada dunia seisinya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;“Dua rakaat shalat subuh, lebih baik daripada dunia dan seisinya.”&lt;/em&gt; (HR.Muslim dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai shalat dua rakaat sunah sebelum subuh Rasulullah bersabda, &lt;em&gt;“Dua rakaat itu lebih aku sukai daripada dunia seluruhnya.” &lt;/em&gt;(HR.Muslim)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-6808221014320710040?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/6808221014320710040/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=6808221014320710040' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/6808221014320710040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/6808221014320710040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2008/01/fadhilah-shalat-subuh.html' title='Fadhilah Shalat Subuh'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-7527698569093455507</id><published>2007-12-02T19:10:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T00:47:51.082-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hati'/><title type='text'>SABAR</title><content type='html'>Manusia mempunyai dua dimensi kepribadian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi kemalaikatan (Al-bu'dzil malakuti) yang berasal dari alam malakut. Ada satu bagian dalam diri kita yang membawa kita ke arah kesucian, yang mendekatkan diri kita kepada Allah. Dimensi ini mendorong kita untuk berbuat baik, membuat kita tersentuh oleh penderitaan orang lain, dan mengajak kita untuk membantu mereka yang memerlukan bantuan. Dengan kata lain, dimensi ini adalah sisi kebaikan yang ada dalam diri manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi kebinatangan (Al-budul bahimi). Dimensi inilah yang mendorong manusia untuk berbuat buruk, membuat hati kita keras ketika melihat penderitaan orang lain, dan menimbulkan rasa iri kepada orang lain yang lebih beruntung. Dimensi ini juga menggerakkan kita untuk marah dan dendam kepada sesama manusia. Inilah sisi buruk dalam diri manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Dimensi kemalaikatan membawa manusia dekat kepada Allah, dimensi kebinatangan membawa manusia dekat dengan setan. Setan sebenarnya tidak mempunyai kemampuan untuk menyesatkan manusia, kecuali kalau manusia membantunya dengan membuka sisi kebinatangannya. Karena itulah setan pernah berjanji di hadapan Allah, Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semua. Kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas. (QS. Shad 82-83).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya yang bisa disesatkan oleh setan adalah hamba-hamba Allah yang membuka sisi kebinatangannya. Al Ghazali menyebut sisi ini sebagai pintu gerbang setan atau madakhilus syaithan. Bila orang sering membuka pintu gerbang kebinatangannya, setan dapat masuk melakukan provokasi di dalamnya. Oleh karena itu, bagian kebinatangan yang ada dalam diri manusia sering disebut dengan pasukan setan. Melalui pasukan setan inilah setan dapat mengarahkan manusia untuk berbuat buruk. Dua dimensi ini, malakuti dan bahimi, terus menerus bertempur dalam satu peperangan abadi yang dalam Islam disebut dengan aljihadul akbar, peperangan yang besar. Jihad yang agung itu adalah peperangan melawan bagian dari diri manusia yang ingin membawa kita jauh dari Allah. Tugas kita adalah memperkuat al-bu'clul malakuti itu, supaya kita memenangkan pertempuran agung. Ada dua hal yang harus dilakukan manusia agar ia dapat memenangkan pertempuran agung itu, yaitu shalat dan sabar. Minta tolonglah kamu (dalam jihad akbar ini) dengan melakukan shalat dan sabar, sesungguhnya itu berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (QS Al-Baqarah 45).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Goleman, para psikolog telah melupakan satu bagian penting dalam jiwa manusia yang bernama emosi. Psikolog jarang membicarakan emosi, padahal emosi itu sangat menentukan kebahagiaan dan penderitaan manusia. Emosi juga melindungi manusia terhadap bebagai bahaya. Emosi adalah hasil perkembangan evolusi manusia yang paling lama, dan emosi terpusat pada salah satu bagian otak manusia di bawah sistem yang sudah berkembang dalam evolusi semenjak evolusi mamalia terjadi. Emosi sangat mempengaruhi kehidupan manusia ketika dia mengambil keputusan. Tidak jarang suatu keputusan diambil melalui emosinya. Tidak ada sama sekali keputusan yang diambil manusia murni dari pernikiran rasionya. karena seluruh keputusan manusia memiliki warna emosional. Jika kita memperhatikan keputusan-keputusan dalam kehidupan manusia, ternyata keputusannya lebih banyak ditentukan oleh emosi daripada akal sehat. Emosi yang begitu penting itu sudah lama ditinggalkan oleh para peneliti padahal kepada emosi itulah bergantung suka, duka, sengsara, dan bahagianya manusia. Bukan kepada rasio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah Goleman mengusulkan selain memperhatikan kecerdasan otak, kita juga harus memperhatkan kecerdasan emosi. la menyebutkan bahwa yang menentukan sukses dalam kehidupan manusia bukanlah rasio tetapi emosi. Dari hasil penelitiannya ia menemukan situasi yang disebut dengan when smart is dumb, ketika orang cerdas jadi bodoh. la menemukan bahwa orang Amerika yang memiliki kecerdasan atau IQ di atas 125 umumnya bekerja kepada orang yang memiliki kecerdasan rata-rata 100. Artinya, orang yang cerdas umumnya menjadi pegawai kepada orang yang lebih bodoh dari dia. Jarang sekali orang yang cerdas secara intelektual sukses dalam kehidupan. Bahkan orang-orang biasalah yang sukses dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang menentukan sukses dalam kehidupan ini? Bukan kecerdasan intelektual tapi kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional diukur dari kemampuan mengendalikan emosi dan menahan diri. Dalam Islam, kemampuan mengendalikan emosi dan menahan diri disebut sabar. Orang yang paling sabar adalah orang yang paling tinggi dalam kecerdasan emosionalnya. la biasanya tabah dalam menghadapi kesulitan. Ketika belajar orang ini tekun. la berhasil mengatasi berbagai gangguan dan tidak memperturutkan emosinya. la dapat mengendalikan emosinya. Sebenarnya teori Daniel ini dapat disimpulkan dalam peribahasa Arab: man shabara zhafara, barang siapa yang bersabar, ia akan sukses. Hal ini bisa dikaitkan bahwa orang yang sukses dalam hidupnya adalah orang yang memiliki kecerdasan emosional tinggi atau orang-orang yang sabar. Keadaan ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara sukses dengan kecerdasan. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kecerdasan emosional bisa dibentuk dengan melatih kesabaran dan tekun dalam menempuh perjalanan sabar. Seperti itulah seorang sufi yang menempuh perjalanan menuju Allah. la tempuh berbagai bencana tetapi ia tetap sabar. Itulah cara mengembangkan kecerdasan emosional. Orang-orang yang cerdas secara emosional adalah orang yang sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai cobaan. la tabah dalam mengejar tujuannya. Orang-orang yang bersabar menurut Al-Quran akan diberi pahala berlipat ganda di dunia dan akhirat: Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk (QS. Al-Baqarah 157).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pahala yang akan diperoleh bagi orang yang bersabar yaitu shalawat (keberkatan yang sempurna), rahmat, dan hidayat. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ada tiga jenis kesabaran: &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;1. Sabar dalam menghadapi musibah. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;2. Sabar dalam melakukan ibadah. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;3. Sabar dalam menahan diri untuk tidak melakukan maksiat. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sabar dalam menghadapi musibah pahalanya lebih besar. Bahkan menurut AlQuran, pahalanya diberikan tanpa perhitungan: Allah memberikan pahala kepadanya tanpa perhitungan (QS.Az-Zumar 10). Sabar dalam menjalankan ibadah pahalanya lebih besar daripada sabar dalam menghadapi musibah. Dan sabar dalam menahan diri akan melakukan maksiat pahalanya jauh lebih besar daripada dua jenis sabar yang lainnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ada sebuah riwayat tentang kesabaran yang diceritakan dalam kitab Jihadun Nafs karya Ayatullah Mazhahiri: Di masa Rasulullah, ada perempuan yang memiliki anak kecil. Perempuan ini seorang muslimah. la tidak bisa membaca dan menulis tapi ia mukmin yang sejati. Imannya memenuhi jantung dan hatinya. Keimanannya dibuktikan dalam kesabaran ketika menghadapi ujian. Suatu hari anaknya itu sakit sementara suaminya sedang berada di tempat jauh untuk bekerja. Ketika suaminya bekerja, si anak kecil itu rneninggal dunia. Istri itu duduk di samping anaknya dan menangis sejenak. la terjaga dari tangisannya. la menyadari bahwa sebentar lagi, suaminya akan pulang. la bergumam, 'Kalau aku menangis terus menerus di samping jenazah anakku ini, kehidupan tidak akan dikembalikan kepadanya dan aku akan melukai perasaan suamiku. Padahal ia akan pulang dalam keadaan lelah.' Kemudian ia meletakkan anaknya yang sudah meninggal itu pada suatu tempat. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tibalah suaminya dari tempat kerjanya yang jauh. Ketika suaminya hendak masuk ke rumah, istri itu menyambutnya dengan senyum ramah. la sembunyikan kesedihan dan ia sambut suaminya dengan mengajaknya makan. la basuh kaki suaminya itu. Suaminya berkata, 'Mana anak kita yang sakit?' Istrinya menjawab, 'Alhamdulillah ia sudah lebih baik.' Istri itu tidak berbohong karena anak kecilnya sudah berada di surga yang keadaannya jauh lebih baik. Istri itu terus berusaha menghibur suaminya yang baru datang. Ia ajak suaminya untuk tidur hingga terbangun menjelang waktu subuh. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sang suami bangun, mandi, dan shalat qabla subuh. Ketika ia akan berangkat ke mesjid untuk shalat berjamaah, istrinya mendekat sambil berkata, 'Suamiku aku punya keperluan.' 'Sebutkanlah," kata suaminya. Sang istri menjawab, 'Kalau ada seseorang yang menitipkan amanat kepada kita, lalu pada saatnya orang itu mengambil amanat tersebut dari kita, bagaimana pendapatmu kalau amanat itu kita tahan dan kita tidak mau memberikan kepadanya?' Suaminya menjawab, 'Pastilah aku menjadi suami yang paling buruk akhlaknya dan khianat dalam beramal. Itu merupakan perbuatan yang sangat tercela. Aku wajib mengembalikan amanat itu kepada pemiliknya." &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lalu istrinya berkata, 'Sudah tiga tahun, Allah menitipkan amanat kepada kita. Hari kemarin, dengan kehendak-Nya, Allah mengambil amanat itu dari kita. Anak kita sekarang sudah meninggal dunia. la ada di kamar sebelah. Sekarang berangkatlah engkau dan lakukanlah shalat.' Suaminya pergi ke kamar untuk menengok anaknya yang telah meninggal. la Ialu pergi ke masjid untuk shalat berjamaah di masjid Nabi. Pada waktu itu Nabi menjemputnya seraya berkata, 'Diberkatilah malam kamu yang tadi itu.' Malam itu adalah malam ketika suami istri itu bersabar dalam menghadapi musibah. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dari cerita itu kita dapat menangkap bagaimana sang istri memperlakukan suami dengan sabar dan suami memperlakukan istri dengan sabar pula. Dalam istilah modern, kedua suami istri itu memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Biasanya keluarga seperti ini bisa bertahan lama. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ada suatu riwayat lain tentang kesabaran: Dahulu di zaman Harun Al-Rasyid, terdapat seorang perdana menteri yang bernama Al-Asmai. Suatu hari, ia pergi berburu ke padang pasir. Di satu tempat ia terpisah dengan kafilahnya. Ketika itu ia berada di tengah-tengah sahara dalam keadaan kehausan dan kepanasan. Lalu ia melihat ada sebuah kernah di tengah-tengah padang sahara. la berjalan mendekati kemah dan ia melihat di kemah itu ada seorang perempuan muda yang sangat cantik. Perempuan itu sendirian. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ketika perempuan itu melihat Al-Asma'i mendekati kemah, ia mempersilahkannya untuk masuk ke kemahnya dan menyuruhnya untuk duduk di tempat yang agak jauh darinya. Al-Asma'i berkata kepadanya, 'Tolong beri aku air minum.' Wajah perempuan itu berubah, ia berkata, 'Sungguh, aku tidak bisa memberikan air kepadamu sebab suamiku tidak mengizinkanku untuk memberikan air kepada orang lain. Tapi aku punya bagian makan pagiku yaitu susu. Aku tidak makan dan kau boleh meminumnya.' Lalu Al-Asmai meminum susu itu dan perempuan itu tidak berbicara kepadanya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tiba-tiba ia melihat perempuan itu berubah wajahnya. Dari jauh ia melihat ada titik hitam mendekati kemah. Perempuan itu berkata, 'Suamiku telah datang.' Perempuan cantik itu membawa air dan pergi keluar dari kemahnya. Ternyata suaminya yang datang itu adalah orang yang hitam, tua, dan berwajah jelek. Perempuan itu membantu kakek tua dari untanya Ialu ia basuh dua tangan dan kaki suaminya dan dibawanyalah masuk ke dalam kemah dengan penuh penghormatan. Kakek tua itu sangat buruk akhlaknya. Ia tidak menegur sedikit pun kepada Al-Asma'i. Ia mengabaikan tamu dan memperlakukan istrinya dengan kasar. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Al-Asma'i sangat benci kepadanya. Ia berdiri dari tempat duduknya dan pergi keluar kemah. Perempuan itu mengantarkan Al Asma'i keluar. Saat itu, Al-Asma'i bertanya kepadanya, 'Saya menyesalkan keadaanmu. Kamu, dengan segala kemudaan dan kecantikanmu, sangat bergantung kepada orang seperti dia. Untuk apa kamu bergantung kepada dia? Apakah karena hartanya? Sedangkan ia orang miskin. Atau karena akhlaknya? Sedangkan akhlaknya begitu buruk. Atau kamu tertarik kepada dia karena ketampanannya? Padahal ia seorang tua yang buruk rupa. Mengapa kamu tertarik padanya?' &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Wajah perempuan itu pucat pasi. Lalu ia berkata dengan suara yang sangat keras, 'Hai Asma'i! Akulah yang menyesalkan kamu. Aku tidak menyangka seorang perdana menteri Harun Al-Rasyid berusaha menghapuskan kecintaanku kepada suamiku dari hatiku dengan jalan menjelek-jelekkan suamiku. Wahai Asma'i tidakkah kau tahu mengapa aku melakukan semua itu? Aku mendengar Nabi yang mulia bersabda: Iman itu setengahnya adalah kesabaran dan setengahnya lagi adalah syukur. Aku bersyukur kepada Allah karena la telah menganugerahkan kepadaku kemudaan, kecantikan, dan akhlak yang baik. Aku ingin menyempurnakan setengah imanku lagi dengan kesabaran dalam berkhidmat kepada suamiku.' &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Jadi, perempuan di atas ingin menyempurnakan setengah keimanannya dengan kesabaran setelah ia bersyukur akan kemudaan, kecantikan, dan kebaikan akhlaknya. la bersabar dengan jalan mengabdikan seluruh hidupnya kepada suaminya. Jika ada orang yang bersyukur tapi ia tidak bisa bersabar, imannya tidak sempurna. Karena ia kehilangan setengah imannya yang lain. Hadis ini jangan dipandang dalam perspektif kaum feminis. Tapi pandanglah sebagai kecintaan seorang istri yang dengan sabar berkhidmat kepada suaminya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Menurut Goleman, ketika kita menghadapi kesusahan, salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan melihat kembali persoalan itu dari sudut yang lain. Maksudnya, cobalah kita pahami dan tafsirkan persoalan itu secara seksama. Carilah perspektif lain dalam memandang berbagai masalah itu, Karena itu akan membawa kita kepada kondisi yang lebih kuat dalam menghadapi musibah. Allah SWT menyediakan tiga pahala bagi mereka yang bersabar: kesejahteraan di dunia dan akhirat, rahmat dan kasih sayang Allah, dan petunjuk dalam menghadapi berbagai kesulitan yang dihadapinya. (QS. Al Baqarah 155-157).&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-7527698569093455507?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/7527698569093455507/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=7527698569093455507' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/7527698569093455507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/7527698569093455507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2007/12/sabar.html' title='SABAR'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-983956373410149093</id><published>2007-11-27T23:59:00.000-08:00</published><updated>2008-02-13T18:23:32.642-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hati'/><title type='text'>SYUKUR</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Antara Dua Cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;apa yang ada jarang disyukuri&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;apa yang tiada sering dirisaukan&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nikmat yang dikecap baru kan terasa bila hilang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;apa yang diburu &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;timbul rasa jemu&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;bila sudah di dalam genggaman&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dunia ibarat air laut&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;diminum hanya menambah haus&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nafsu bagaikan fatamorgana di padang pasir&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;panas yang membahang disangka air&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dunia dan nafsu bagai bayang-bayang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;dilihat ada ditangkap hilang&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tuhan.. leraikanlah dunia&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;yang mendiam di dalam hatiku&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kerana di situ tidak ku mampu mengumpul dua cinta&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;hanya cintaMu ku harap tumbuh dibajai bangkai dunia yang kubunuh&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengejar dunia memang tiada habisnya&lt;br /&gt;Selesai satu keinginan, muncul keinginan lain&lt;br /&gt;Melihat keberhasilan orang lain, timbul perasaan inferior pada diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal rasul dan para sahabat selalu mencontohkan bahwa dunia hanyalah sarana menuju yang memiliki dunia.&lt;br /&gt;Jika diuji dengan kelebihan, maka disyukuri dengan cara menafkahkannya di jalan Allah&lt;br /&gt;Jika diuji dengan kekurangan, maka disikapi dengan sabar dan qanaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilakah kita bisa menjadikan dunia tiadak menguasai hati, sebatas genggaman tangan?&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(pertanyaan untuk dijawab penulis sendiri)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-983956373410149093?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/983956373410149093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=983956373410149093' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/983956373410149093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/983956373410149093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2007/11/syukur.html' title='SYUKUR'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-5221081296586723282</id><published>2007-09-26T00:26:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T00:48:23.793-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ibadah'/><title type='text'>Taushiyah Ramadhan</title><content type='html'>Rasulullah pernah bersabda, “Barang siapa bergembira dengan datangnya ramadhan, Allah haramkan jasadnya dari api neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegembiraan seperti apa sehingga yang sanggup membuat Allah haramkan jasad kita dari neraka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira bukan kegembiraan yang membuat orang-orang berpesta petasan, ramai-ramai berbelanja, sibuk membuat makanan untuk berbuka ataupun kue-kue lebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membayangkan kegembiraan menyambut ramadhan seperti kegembiraan seorang shopping maniac ketika melihat tulisan “SALE, DISCOUNT, OBRAL… “dan sebangsanya. Atau seperti kegembiraan seseorang yang memperoleh hadiah. Ia pasti akan sangat antusias menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan is a gift from Allah to us. Hadiah yang sangat berharga. Dengan adanya Ramadhan, memungkinkan kita bisa mendulang pahala lebih dari sebelas bulan lain di tahun ini. Mengapa? Karena sebagaimana dinyatakan dalam khutbah Rasulullah, nafas-nafas kita saja bisa bernilai tasbih dan tidur bernilai ibadah, apalagi jika kita bersungguh-sungguh melaksanakan ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga ibadah yang sangat penting di bulan ramadhan ini (tanpa menyepelekan ibadah lain tentunya). Ketiga ibadah itu biasa saya singkat SQQ yaitu shiyam, qiyam, dan qur’an. Marilah kita berkaca dari Rasulullah, para sahabat, dan ulama salaf dalam menjalankan ketiga ibadah tersebut di bulan ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. SHIYAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kata Rasulullah, “Shiyam adalah setengah kesabaran.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shiyam juga merupakan ibadah yang bersifat rahasia. Oleh karena itu, pahalanya pun bersifat rahasia. Jauh lebih besar dari pahala-pahala lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bukankah (hakikat) puasa itu sekadar meninggalkan makan dan minum, melainkan meninggalkan perbuatan sia-sia dan kata-kata bohong.” (HR. Ibnu Hibban dan Ibnu Khuzaimah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Imam Ghazali puasa manusia terbagi atas tiga kategori, yaitu puasa umum (awam), puasa khusus, dan puasa khusus yang dikhususkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puasa umum disini adalah puasa dhohiriah, sebagaimana yang telah kita jalankan yaitu dengan menahan lapar, dahaga, juga menahan diri dari mengikuti hawa nafsu. &lt;br /&gt;Puasa khusus adalah menahan pendengaran, pendangan, lisan, tangan, kaki dan seluruh anggota badan kita untuk tidak mengerjakan kemaksiatan. Misalnya menahan telinga kita untuk tidak mendengarkan kebohongan, atau menahan pandangan mata kita untuk tidak melihat hal-hal yang mendorong diri kita untuk berbuat kemaksiatan, serta menahan lisan kita untuk tidak berkata bohong pada orang lain. Berapa banyak kebohongan yang kita lakukan tanpa kita sadari baik itu bohong yang bersifat sepele maupun besar. Dan sebagainya.&lt;br /&gt;Puasa khusus yang dikhususkan adalah puasa hati, yaitu puasa hati dari memperturutkan diri untuk memikirkan hal-hal duniawi, menahan diri dari untuk tetap istiqomah hanya memikirkan Allah dan selalu mengingatnya, jika mendapatkan kenikmatan maka tidak pernah lupa untuk selalu bersyukur dan jika mendapatkan musibah tidak pernah mengeluh, selain hanya berkata "sesungguhnya kita adalah kepunyaan Allah dan kepada-Nya kita akan kembali". Inilah derajat tertinggi dari puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. QIYAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam khutbah rasulullah pada saat menyambut ramadhan, dikatakan bahwa ”Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, ALLAH akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan ramadhan ini Allah juga memberikan suatu ibadah khusus yang tidak ada di bulan lain, yaitu shalat tarawih. “Sungguh Ramadhan adalah bulan yang diwajibkan Allah puasanya dan ku-sunnahkan sahalat malamnya. Maka barangsiapa menjalankan puasa dan shalat malam pada bulan itu karena iman dan mengharap pahala, niscaya bebas dari dosa-dosa seperti saat ketika dilahirkan ibunya.” (HR. An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat tarawih di jaman salaf rata-rata membutuhkan waktu 5 jam, dan kadang-kadang semalam suntuk, yang berarti setiap satu rakaat tarawih (dari sebelas rakaat) membutuhkan waktu 40 menit. Bahkan para sahabat banyak yang shalat sambil bersandar dengan tongkat karena terlalu lamanya berdiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun belum bisa menyamai shalat para salafus shalih, tentunya kita berharap agar shalat kita bulanlah sekedar gerakan-gerakan tubuh dan lafadz-lafadz yang kering makna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah perlu kita memberikan makna batin dalam shalat kita agar shalat kita mampu berfungsi dengan benar, yaitu:&lt;br /&gt;- &lt;em&gt;sebagai penghapus dosa&lt;/em&gt;, sebagaimana sabda Rasulullah &lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah ra, beliau berkata: "Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: "Bagaimana pendapat kalian seandainya di depan pintu seorang dari kalian terdapat sebuah sungai. Setiap hari ia mandi lima kali di dalamnya. Apakah masih ada kotoran yang melekat di tubuhnya?" Mereka menjawab: "Tidak ada!" Rasulullah berkata: "Itulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapus semua kesalahan" (Muttafaq `Alaih). &lt;br /&gt;”Dari Jabir ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : ” "Perumpamaan shalat lima waktu seperti sebuah sungai yang melimpah, yang mengalir di depan pintu rumah seorang dari kalian. Ia mandi di dalamnya setiap hari lima kali" (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;em&gt;sebagai pencegah perbuatan keji dan munkar&lt;/em&gt;, sesuai janji Allah&lt;br /&gt;”Inna shalata tanha ‘anif fakhsya’i wal mungkar”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;em&gt;sebagai sarana istirahat&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;Dalam sebuah haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Rasulullah berkata kepada Bilal: ”Yâ Bilâl! Aqim al-shalâh wa arihnâ bihâ” (Hai Bilal! Dirikanlah shalat dan rehatkan kami dengannya) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Ghazali, makna batin memiliki banyak ungkapan tetapi seluruhnya terangkum dalam enam kalimat. Yaitu: kehadiran hati, tafahhum, takzim, haibah, raja’dan haya’. Kehadiran hati ialah mengosongkan hati dari hal-hal yang tidak perlu hingga dia senantiasa sadar, tidak berpikiran liar. Tafahhum adalah paham terhadap makna. Takzim itu rasa hormat. Haibah adalah rasa takut yang bersumber dari rasa hormat. Raja’ adalah pengharapan dan haya adalah rasa malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor penyebab kehadiran hati adalah himmah atau perhatian utama. Tafahhum berasal dari kebiasan berpikir untuk mengetahui makna. Takzim lahir dari dua makrifat (terhadap kemuliaan dan keagungan Allah dan terhadap kehinaan dan kefanaan dirinya). Haibah datang dari makrifat akan kekuasaan Allah, hukuman-Nya, pengaruh kehendak-Nya. Penyebab timbulnya raja’ adalah kelembutan Allah, kedermawanan-Nya, keluasaan nikmat-Nya, keindahan ciptaan-Nya, dan pengetahuan akan kebenaran janji-Nya. Sedang haya’ muncul melalui perasaan serbakurang sempurna dalam beribadah dan pengetahuannya akan ketidakmampuan menunaikan hak-hak Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. QURAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;”Syahru ramadhanaladzi unzila fiihil qur’an” Bulan ramdhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an. (2:185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam khutbahnya pula Rasulullah bersabda ”Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tabi'in dan tabi'ittabi'in, karena begitu memahami arti dari Ramadhan, bulan Al-Qur'an, dan begitu kuatnya dalam mencintai Al-Qur'an, maka bila bulan Ramadhan tiba mereka mengkhususkan diri untuk membaca Al-Qur'an seperti yang dilakukan oleh Imam Az-Zuhri dan Sufyan Ats-Tsauri. Sehingga dalam satu bulan khatam Al-Qur'an berpuluh puluh kali. Imam Qatadah umpamanya, di luar Ramadhan khatam setiap tujuh hari, di dalam Ramadhan khatam setiap tiga hari, dan di sepuluh hari terakhir khatam setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi’i selalu mengkhatamkan Al Qur’an setiap malam di luar bulan ramadhan, dan di bulan ramadhan beliau dua kali mengkhatamkan qur’an dalam semalam.. Subhanallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pun pada malam-malam ramadhan senantiasa melaksanakan tilawah bersama-sama dengan jibril.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat di zaman ini, adalah seorang siswa berusia 16 tahun di Amerika bernama Muhammad. Di bulan-bulan lain ia terbiasa menghabiskan akhir pekan dengan bermain basket atau sepak bola. Di bulan ramadhan ini dia berkata, ”Saya terpaksa harus rela memilih berpisah dari teman-teman yang biasa main sepak bola dan basket di akhir pekan. Aku harus memilih salah satu, maka saya lebih memilih Al-Quran. Sebab sepak bola adalah sesuatu hal musiman, tetapi Al-Quran akan menginap di rumah aku untuk selamanya,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaca dari generasi terdahulu memang terlalu ideal, tetapi jika saya memahami bahwa kita memang harus berkaca pada cermin yang benar-benar bening agar pantulannya jelas. Jika kita berkaca pada cermin yang retak atau kotor, maka akan sulit bagi kita untuk berhias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu alam bishawab.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-5221081296586723282?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/5221081296586723282/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=5221081296586723282' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/5221081296586723282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/5221081296586723282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2007/09/taushiyah-ramadhan.html' title='Taushiyah Ramadhan'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8585644222099089707.post-8951586098270079397</id><published>2007-01-10T22:34:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T00:48:44.157-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='parenting'/><title type='text'>MEMBENTUK PECINTA BUKU</title><content type='html'>Beberapa tahun belakangan ini terdapat kecenderungan yang menarik di kalangan orang tua dan para pengajar. Jika dulu pelajaran membaca diberikan pada saat anak-anak memasuki usia sekolah dasar, sekarang ini justru membaca merupakan salah satu syarat bagi anak-anak untuk memasuki sekolah dasar. Ada beberapa polemik mengenai hal ini, sebagian menyetujuinya namun sebagian lagi menganggap anak-anak usia pra sekolah tersebut belum saatnya diberikan beban untuk belajar membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari perdebatan tersebut, membaca merupakan suatu aktivitas yang sangat berguna bagi anak-anak dan akan terus bermanfaat sampai mereka dewasa. Jika ditelaah secara mendalam, sebenarnya jauh lebih penting membuat anak-anak menjadi orang-orang yang mencintai aktivitas membaca dan juga mencintai buku daripada membuat anak-anak cepat bisa membaca. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa jadi anak-anak yang pada masa kecilnya cepat bisa membaca ternyata melakukannya karena terpaksa; karena para orang tua merasa gusar ketika anaknya yang sudah TK belum mengenal huruf atau mengeja kata-kata. Tekanan dan paksaan tersebut memang dapat membuat anak-anak cepat bisa membaca, namun demikian belum tentu mereka menyukainya. Jadi, anak-anak yang cepat bisa membaca belum menjamin mereka akan menjadi pembaca yang setia di masa dewasanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat anak bisa membaca orang tua bisa saja menyerahkan anak-anaknya kepada guru-guru di sekolah atau guru les. Sebaliknya untuk membantu anak menjadi seorang pecinta membaca dibutuhkan usaha orang tua yang sungguh-sungguh., kontinyu, dan dalam waktu yang tidak pendek. Usaha tersebut merupakan bantuan kita dalam meletakkan pondasi bagi anak untuk mencintai aktivitas membaca dan membantu perkembangan anak. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk menumbuhkan kecintaan membaca pada anak-anaknya:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AWALI DENGAN CINTA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Membuat anak mencintai aktivitas membaca bukanlah untuk kepentingan dan kepuasan kita sebagai orang tua, bukan untuk dipamerkan di hadapan orang lain. Usaha yang kita lakukan saat ini adalah demi kebaikan anak-anak di masa depan. Dengan prinsip cinta anda akan lebih mementingkan perasaan dan kebutuhan anak-anak daripada demi kesenangan kita para orang tua. Prinsip ini juga mengajarkan kepada kita bahwa setiap anak adalah unik, mereka memiliki sifat, minat, dan kecenderungan yang berbeda. Cinta juga akan membuat kita menghindari pemaksaan terhadap anak..&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MULAI SEJAK DINI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada usia di atas 5 bulan, saat bayi sudah dapat duduk dengan tegak adalah saat yang tepat untuk memperkenalkan buku. Pilihlah buku yang terbuat dari material yang tidak mudah robek dan dengan warna-warni serta tekstur yang menarik. Kadang bayi akan meremas, bahkan menggigitnya. Saat ini sudah banyak tersedia buku-buku untuk bayi dengan berbagai model. Biasanya buku tersebut hanya terdiri dari beberapa halaman bergambar tanpa tulisan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BERBICARA, BERNYANYI, DAN BERMAIN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bayi sangat suka mendengar suara/ucapan. Berbicaralah sebagaimana anda mengerjakan hal-hal lain sehari-hari, nyanyikanlah lagu-lagu anak-anak, dan lakukan permainan-permainan misalnya permainan jari-jari serta gerak dan lagu. Mereka ikut bergumam saat kita berbicara atau menyanyi di hadapan mereka. Anak-anak menyukai suara-suara yang mereka dengar sebelum memahami keberadaan kata-kata yang tertulis di sebuah halaman buku. Dan seiring perkembangan mereka, secara cepat mereka dapat menangkap konsep dan kata-kata yang pernah mereka dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MEMBACA ITU MENYENANGKAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak tidak akan melakukan sesuatu jika menurut mereka kegiatan tersebut tidak menyenangkan. Perhatikanlah betapa senangnya anak-anak jika diberi kesempatan untuk bermain air, mandi hujan, dan membongkar mainan. Tapi apa yang terjadi jika mereka disuruh membereskan tempat tidur, menyapu?? Menurut mereka itu tidak menyenangkan, hanya menyenangkan bagi orang tua. Menurut seorang Psikolog, kebahagiaan itu berbeda-beda definisinya untuk setiap orang dan definisi kebahagiaan itu sangat dipengaruhi oleh kebahagiaan orang-orang disekitarnya. Orang tualah yang bertanggung jawab untuk mendefinisikan makna kebahagiaan bagi anaknya. Apakah kebahagiaan itu diperoleh ketika si anak diajak ke mall, makan enak, atau ketika dia melakukan kegiatan positif seperti membaca dan beribadah?? Katakan “hore”, “asyik”, dan kalimat positif lainnya untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Sebaliknya tampakkan ekspresi yang biasa-biasa saja ketika mengajak anak berbelanja, jika anda tidak mau anak anda ketagihan pergi ke mall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SEDIAKAN WAKTU KHUSUS UNTUK MEMBACA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cobalah untuk membaca bersama anak-anak setiap hari pada saat tertentu yang telah dijadwalkan. Jika memungkinkan, pilih waktu saat anda dapat rileks dan tidak terburu-buru. Jika anda memiliki lebih dari satu anak, luangkan waktu untuk masing-masing anak secara terpisah, khususnya jika jarak mereka lebih dari 2 tahun. Pada hari yang sibuk, bawalah beberapa buku sambil bekerja/beraktivitas. Meluangkan waktu khusus untuk membaca secara teratur memberikan pesan bahwa membaca adalah sesuatu yang penting dan berharga. Membaca dengan keras bersama anak-anak adalah komponen yang penting dalam perkembangan bahasa dan merupakan salah satu aktivitas penting dalam mempersiapkan anak-anak menjadi seorang pencinta membaca.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SEKALI LAGI…. DONG?!!!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui oleh para orang tua dan pendidik, anak-anak sering meminta diperdengarkan cerita yang sama berulang-ulang. Mereka senang mengetahui apa yang terjadi berikutnya dan seringkali mempelajari sebuah buku favorit secara baik sehingga mereka dapat mengetahui alur ceritanya sendiri. Cerita favorit itu dapat menggambarkan kecenderungan, minat, dan kebutuhan emosional anak pada saat itu. Oleh karena itu menjadi sangat penting bagi orang tua untuk bersabar pada fase ini. Anak-anak biasanya siap untuk cerita yang berbeda jika mereka terus-menerus dikelilingi oleh berbagai macam buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MEMBACA PERLAHAN-LAHAN DAN EKSPRESIF&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Membaca untuk anak-anak bukan hanya berkaitan dengan apa yang dibaca, melainkan juga bagaimana cara membacakannya. Jika orang tua terburu-buru selama membaca cerita atau membaca tanpa antusiasme, anak-anak akan cepat kehilangan minatnya. Cobalah untuk membaca dengan ekspresi dan gunakanlah suara yang berbeda untuk tiap-tiap karakter. Membaca secara santai dengan beberapa jeda memberikan waktu kepada anak-anak untuk mencerna apa yang mereka dengar, memikirkan, dan membayangkan orang-orang, tempat, dan kejadian dalam bacaan tersebut. Pura-pura bertanya atau memberikan komentar yang akan membuat anak secara langsung berpikir, mengekspresikan diri, atau menghubungkan cerita yang dibaca dengan pengalamannya sendiri. Kadang-kadang mengikuti alur cerita anak-anak adalah ide yang baik. Seringkali mereka terbawa alur cerita mereka sendiri dan tidak mau berhenti sehingga mengubah alur cerita dalam buku yang dibacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MEMPERHATIKAN PILIHAN BUKU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan membaca bersama-sama anak, kita banyak belajar tentang jenis-jenis buku yang disukai dan dimengerti anak-anak. Kunjungilah perpustakaan atau bawalah anak-anak ke toko buku dan libatkan mereka untuk menentukan buku apa yang akan dibawa pulang. Tentunya kita pun harus turut menyeleksi bacaan-bacaan tersebut, terutama apakah mengandung unsur-unsur yang dapat menimbulkan dampak negatif pada anak.&lt;br /&gt;Buku-buku yang berhubungan dengan apa yang akan dialami anak-anak pada masa itu adalah cara yang baik untuk mempermudah masa transisi dan mengurangi ketakutan terhadap hal-hal yang akan mereka alami kemudian. Topik-topik seperti toilet training, adik baru, adopsi, atau pindah ke rumah baru dapat dibaca dari berbagai buku yang ditulis khusus dengan bahasa anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KELILINGI ANAK DENGAN BAHAN BACAAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahan-bahan bacaan dapat diperoleh dengan berbagai cara, bisa dibeli sendiri di toko buku atau meminjam dari perpustakaan. Anak-anak senang memiliki buku-buku yang dapat mereka baca kapanpun mereka inginkan. Pertimbangkan pula untuk berlangganan majalah anak-anak, mereka akan sangat merasa diistimewakan ketika memperoleh kiriman khusus untuk mereka. Berbelanja buku-buku bekas pun dapat menjadi alternatif yang masuk akal jika budget anda terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JANGAN PAKSA ANAK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memaksa anak untuk membaca dapat mengakibatkan resistensi pada diri mereka terhadap aktivitas tersebut, karena menganggap aktivitas tersebut bukan sesuatu yang menyenangkan. Pada beberapa sekolah di luar negeri, anak-anak diberikan bacaan berupa komik atau majalah hiburan setelah PR mereka selesai. Biarkan anak-anak membaca bacaan semacam itu, yang penting mereka membaca. Jika anak-anak melakukan kesalahan ketika membaca dengan suara keras, jangan memotongnya (dengan maksud membetulkan). Bisa jadi teguran anda membuatnya malu dan tidak mau membaca lagi. Jadi selama kesalahan itu tidak mengubah makna, biarkan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BERIKAN PENGHARGAAN/APRESIASI ATAS USAHA ANAK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang lebih penting untuk membentuk seorang pembaca selain menunjukkan antusiasme yang nyata dan tidak dibuat-buat. Mintalah anak-anak membaca di hadapan anda, adiknya, atau di hadapan tamu. Bicaralah kepada anak-anak tentang apa yang mereka baca dan berikan respon positif. Beberapa orang berpendapat bahwa memberikan hadiah berupa buku pada saat-saat yang istimewa juga merupakan cara yang baik untuk membentuk persepsi bahwa buku merupakan sesuatu yang berharga dan pantas diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;UNTUK ANAK-ANAK YANG TIDAK SUKA MEMBACA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jika anak-anak tidak suka membaca, anda dapat menariknya dengan melakukan aktivitas lain seperti membuat prakarya berupa sebuah buku dari kertas karton atau kain berbentuk persegi panjang. Halaman-halaman buku tersebut dapat digambari atau ditempeli berbagai macam gambar. Anda juga dapat menempelkan pasir, kain, atau material bertekstur lainnya pada gambar-gambar tertentu. Kemudian tulislah kata-kata dalam ukuran besar di bawah gambar-gambar tersebut. Akhirnya, satukan halaman-halaman tersebut menjadi sebuah buku dengan stapler besar, melubanginya, atau dengan menjahitnya.&lt;br /&gt;Created on 11/29/2004 4:48 PM&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8585644222099089707-8951586098270079397?l=sanyfamily.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sanyfamily.blogspot.com/feeds/8951586098270079397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8585644222099089707&amp;postID=8951586098270079397' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8951586098270079397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8585644222099089707/posts/default/8951586098270079397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sanyfamily.blogspot.com/2007/01/membentuk-pecinta-buku.html' title='MEMBENTUK PECINTA BUKU'/><author><name>ummina daffawwaz</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
